Mudabicara.com_Membahas manfaat belajar filsafat memang terasa berat dan menyulitkan. Selain bahasan filsafat yang abstrak filsafat juga dianggap tidak bisa berkontribusi pada kehidupan  sehari-hari.

Namun jangan salah, banyak lho! manfaat belajar filsafat. Kali ini mudatalks akan membahas 10 manfaat belajar filsafat untuk anak muda.

BACA JUGA : 10 MANFAAT BELAJAR SOSIOLOGI UNTUK ANAK MUDA 

Apa Pengertian Filsafat?

Kata filsafat secara etimologi berasal dari kata philia yang berarti cinta atau persahabatan dan kata shopia berarti kearifan atau kebijakan. Sedangkan secara terminologi filsafat adalah seorang yang cinta kebijaksaan atau pecinta kebijaksanaan.

Menurut Socrates filsafat adalah pandangan hidup sekelompok atau seseorang mengenai kehidupan yang di cita-citakan. Sedangkan menurut muridnya Plato filsafat adalah ide dasar manusia untuk hidup bersama dan menurut Prof. N. Drijarkara S.J  filsafat adalah pikiran manusia yang radikal.

BACA JUGA : MENGENAL TEORI HUKUM TIGA TAHAP AUGUSTE COMTE 

Namun perlu diketahui kawan muda semua bahwa semua cabang keilmuan memiliki fondasi filsafatnya masing-masing. Sebagai contoh filsafat ilmu, filsafat sejarah, filsafat hukum, filsafat sosiologi dan lain sebagainya.

10 Manfaat Belajar Filsafat Untuk Anak Muda

Berikut mudatalks akan mengulas secara mendalam 10 manfaat belajar filsafat untuk anak muda.

1. Melatih Berfikir Rasional

Dengan mempelajari filsafat kawan muda semua akan mampu berfikir secara rasional sebab filsafat memberi pemahaman logis tentang argumen yang masuk akal atau tidak. Orang yang berfilsafat tentu diwajibkan untuk bertanya hal-hal yang fundamental dan mencoba terus mencari jawaban yang rasional.

2. Melatih Berfikir Kritis

Sebagaimana kawan muda ketahui bahwa awal mula kemunculan filsafat mempertanyakan ada dan tak ada atau mempertanyakan tentang peciptaan alam semesta. Maka belajar filsafat artinya kawan muda belajar kritis dengan kata lain seorang yang berfikir filosofis secara alamiah dia akan mempunyai sifat kritis.

3. Melatih Bernalar Jelas

Dengan belajar filsafat maka kawan muda akan mampu bernalar secara jelas. Bernalar jelas berati bahwa kawan muda akan mampu mengunakan bahasa secara singkat, lengkap, teliti dan sistematis.

Dengan begitu kawan muda akan mampu menyampaikan pendapat dengan bahasa yang benar, logis dan tentu rasional.

BACA JUGA : WAJIB TAHU! 7 REKOMENDASI USAHA UNTUK ENTERPRENER MUDA 

4. Melatih Menghargai Perbedaan

Dengan belajar filsafat kawan muda akan mampu menerima perbedaan pendapat dengan bijaksana. Hal itu karena kawan muda dibelaki kemampuan berfikir jernih dan logis sehingga saat kawa muda  menilai argumen yang berbeda tidak menolak dengan tergesa-gesa.

5. Dapat Membedakan Benar Dan Salah

Dengan belajar filsafat kawan muda akan mempelajari juga tentang logika. Dengan logika yang benar pada hakikatnya kawan muda mempunyai kemampuan untuk membedakan hakikat mana benar dan mana yang salah pun dengan hakikat baik dan buruk.

Hal itu dapat kawan muda lihat dari pengertian logika yakni hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Di sisi lain logika adalah ilmu pengetahuan tentang asas, aturan, hukum-hukum, susunan, atau bentuk pikiran manusia yang dapat mengantar pikiran tersebut pada suatu kebenaran.

BACA JUGA : MENGENAL TEORI TINDAKAN SOSIAL MAX WEBER 

Pada akhirnya dengan belajar filsafat kawan muda akan mampu memperoleh logika yang benar guna menentukan kebenaran.

6. Membantu Menyampaikan Pendapat Dengan Jelas.

Belajar filsafat akan mengantarkan kawan muda mampu menyampaikan pendapat dengan jelas. Arti jelas di sini merujuk pada sistematika bahasa, bagunan argumen yang rasional serta pilihan diksi kata yang berkualitas.

Sudah menjadi lazim bahwa orang yang belajar filsafat tentu akan membaca banyak buku sehingga ia akan mempunyai banyak kosakata dalam menyampaikan pendapat.

7. Mampu Berfikir Secara Sistematis

Kawan muda harus memahami dulu apa pengertian dari berfikir secara sistematis. berfikir sistematis adalah cara berfikir dengan cara baru untuk memecahkan masalah serta melihat masalah dari berbagai sudut.

Sehingga dengan belajar filsafat kawan muda akan mempunyai pisau analisis sosial dengan tajam sehingga melihat persoalan dari berbagai sisi. disamping itu ketika kawan muda mempunyai pendapat dan disanggah, kawan muda akan mampu mempertahankan pendapat secara rasional dan tidak emosional.

8. Mengajari Tentang Toleransi

Dalam sejarah filsafat kawan muda akan mengetahui banyak sekali corak pemikiran yang berbeda-beda dari para tokoh. 

Sebut saja tokoh-tokoh awal seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles mereka mempunyai pendapat yang berbeda-beda meskipun kawan muda tahu bahwa Plato merupakan murid Socrates sedangkan Aristoteles murid Plato. 

BACA JUGA : TANTANGAN TATA KELOLA TENAGA KERJA INDONESIA 

Artinya dengan melihat fenomena perbedaan pendapat dan gagasan namun tetap saling menghargai dan menghormati maka dengan belajar filsafat kawan muda akan memetik nilai-nilai toleransi dan tenggang rasa.

9. Mengetahui Tokoh-Tokoh Besar Filsafat

Inilah salah satu manfaat terbesar ketika kawan muda belajar filsafat. Kawan muda akan mengenal banyak tokoh-tokoh pemikir dunia serta teori-teori yang dihasilkan oleh mereka.

Berikut deretan para pemikir filsafat antara lain Marcus Tullius Cicero, Socrates, Aristoteles, Francis Bacon, Christian von Wolff, Georg Wilhelm Friedrich Hegel,  Herbert Spencer, Imanuel Kant, Karl Marx, Adam Smith, Martin Heidegger, Hans Georg Gadamer, Max Weber, Emile Durkheim, Jurgen Habermas, Friedrich Nietzsche, Auguste Comte dan Michel Foucault.

Perlu digaris bawahi bahwa nama-nama tokoh diatas hanya sebagaian saja. Jadi jika kawan muda ingin mengetahui lebih spesifik mari mulai sekarang belajar filsafat dan banyak membaca buku.

10. Mengetahui Aliran-Aliran Pemikiran Filsafat

Setelah mengetahui tokoh-tokoh filsafat maka dengan belajar filsafat kawan muda juga akan mampu memahami aliran-aliran sejarah filsafat.

Ada beberapa aliran filsafat diantaranya. Pertama, Idealisme, Idealisme adalah aliran yang menyatakan bahwa kenyataan atau realitas terdiri dari jiwa dan ide-ide. Kedua, Rasionalisme, Rasionalisme adalah  yang mengutamakan akal sebagai satu-satunya sumber pengetahuan yang dapat dipercaya.

Ketiga, Empirisme, Empirisme  adalah aliran filsafat yang meyakini bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman manusia. Keempat, Dualisme. Dualisme adalah gabungan antara aliran idealisme dan aliran materialisme. Dualisme meyakini bahwa realitas terdiri dari dua sumber berbeda.

BACA JUGA : ANIES: MEMBANGUN PERADABAN DARI JALAN RAYA

Terakhir, Positivisme, Positivisme adalah aliran filsafatt meyakini bahwa ilmu alam sebagai satu-satunya sumber pengetahuan yang benar.

Aliran positivisme menolak aktifitas yang berkenaan dengan metafisik. Aliran ini tidak mengenal adanya spekulasi, ia meski didasarkan pada data empiris.

Demikian 10 Manfaat belajar filsafat untuk anak muda versi mudatalks.