Apa Itu Arti Allowance? Pengertian, Jenis, Macam dan Manfaatnya

Enterpreneurship1128 Dilihat

Mudabicara.com_ Bagi seorang karyawan gaji pokok adalah hak yang meski didapatkan. Namun tahukah sahabat mudabicara selain gaji pokok seorang karyawan juga mendapatkan kompensasi.

Ya! kompensasi tersebut berupa tunjangan atau sering kita kenal dengan allowance. Arti allowance adalah pendapatan diluar gaji yang tidak harus berbentuk uang atau benefit namun juga bisa berbentuk program.

Bagi perusahaan allowance digunakan untuk menarik calon karyawan agar mau bergabung dan bekerja di perusahaan. Bentuk kebijakan terkait dengan allowance berbeda-beda dan tergantung pada kondisi perusahaan masing-masing.

Agar lebih jelas apa itu arti allowance, simak ulasan mudabicara berikut ini:

Pangertian Arti Allowance?

Beberapa hal yang perlu sahabat mudabicara tahu adalah allowance sudah di atur dalam undang-undang. Misalnya tunjangan hari raya (THR) diatur melalui  Kementerian Ketenagakerjaan No 6 tahun 2016.

Namun selain itu ada beberapa tunjangan lain yang sudah diatur oleh pemerintah melalui Surat Edaran (SE) Menteri Tenaga Kerja No 7 tahun 1990.

Tunjangan tersebut adalah tunjangan tetap dan juga tunjangan tidak tetap dan besaran tunjangan tergantung pada keputusan perusaaan yang disesuaikan pada tingkat kemampuan.

BACA JUGA : Apa Perbedaan FIFO dan LIFO, Ini Penjelasannya

Jenis-Jenis Allowance

1. Tunjangan Tetap

Tunjangan tetap adalah tunjangan yang diberikan kepada karyawan secara berkala. Model tunjangan ini tidak berdasarkan absensi kerja.

Meskipun bersifat tetap tunjangan ini dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan kondisi perusahaan masing-masing. Beberapa contoh tunjangan tetap antara lain rumah dinas, kesehatan, istri dan anak.

2. Tunjangan Tidak Tetap

Tunjangan tidak tetap adalah tunjangan yang diberikan perusahaan kepada karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Misalnya tunjangan transportasi berbentuk fasilitas antar jemput karyawan atau cataering berupa makan siang. Tunjangan tidak tetap ini diberikan berdasarkan absensi karyawan.

Pada prakteknya jenis tunjangan ini tergantung pada kebijakan perusahaan masing-masing. Sebagai contoh kompensasi makan siang diganti dengan uang yang senilai atau bisa juga berganti jenis sebagai tunjangan tetap.

Macam-Macam Allowance

Ada beberapa macam tunjangan yang umum diberikan perusahaan kepada karyawannya antara lain:

1. Tunjangan Lembur Kerja

Karena beban kerja yang terlalu tinggi, bekerja dengan skema nine-to-five tidak selalu menyelesaikan perkerjaan. Maka ada beberapa perusahaan yang menetapkan lembur kerja.

Meskipun pada prakteknya lembur kerja tidak dapat diukur dengan jelas namun beberapa perusahaan menerapkan model tunjangan lembur kerja.

Adapun perusahaan yang menerapkan tunjangan lembur harus teliti secara akutansi agar tidak mengangu kemampuan keungan perusahaan.

Di samping itu perusahaan harus mempertimbangkan work life balance agar karyawan tetap semangat bekerja sebab waktu istirahatnya tidak terganggu.

BACA JUGA : 5 Cara Membuat Perencanaan Usaha dan Contohnya

2. Tunjangan Kesehatan

Tunjangan kesehatan adalah tunjangan yang masuk dalam skema tunjangan tetap dan termasuk tunjangan yang paling umum diberikan perusahaan untuk karyawan.

Tujuan utama tunjangan kesehatan adalah karyawan memiliki fasilitas kesehatan yang baik dan cepat. Di sisi lain tunjangan ini akan mencakup resiko ketika karyawan mengalami kecelakaan kerja.

Selain kebijakan perusahaan, pemerintah pun sudah mewajibkan perusahaan untuk mendaftarkan seluruh karyawannya pada program BPJS Kesehatan.

Alhasil perusahaan akan membayarkan gaji pokok bersama dengan iuran asuransi BPJS kesehatan

3. Tunjangan Transportasi

Tunjangan transportasi diberikan atas dasar tuntutan mobilitas kerja dan target perusahaan yang tinggi. Oleh karena tuntutan tersebut perusahaan harus memberikan tunjangan transportasi agar  mobilitas harian para karyawan terpenuhi dengan baik.

Tunjangan transportasi bisa diberikan dalam bentuk kendaraan antar jemput dari tempat tinggal sampai perusahaan atau bisa juga dalam bentuk uang.

Dalam beberapa kasus untuk karyawan yang melakukan pertemuan di luar kantor maka mereka mendapatkan tunjangan makan dan minum.

Sedangkan karyawan yang melakukan pertemuan hingga luar negeri maka mereka mendapatkan tunjangan akomodasi perjalan berupa tiket pesawat pulang-pergi.

4. Tunjangan Makan

Perusahaan yang memiliki karyawan dengan jumlah banyak tentu membutuhkan tunjangan makan sebab mempermudah karyawan dalam keberlangsungan kerja.

Tunjangan makan juga dapat mengefektifkan waktu kerja meskipun masih ada perusahaan yang memeberikan tunjangan makan dengan uang.

Tunjangan  ini berdasarkan pada kehadiran absensi, jika karyawan datang ke kantor maka mendapatkan tunjangan makan, jika tidak datang ke kantor maka tidak dapat tunjangan makan.

5. Tunjangan Rumah Tinggal

Sering kita mendengar tentang adanya fasilitas mess karyawan, apartement, perumahan atau rumah dinas. Beberapa hal tersebut adalah tunjangan rumah tinggal bagi para karyawan dari perusahaan.

Biasanya perusahaan yang menyiapkan tunjangan ini karena sebagian besar karyawannya berasal dari luar kota atau bahkan luar negeri.

Tujuan dari adanya tunjangan rumah tinggal adalah karyawan memiliki akses kerja yang dekat dari kantor meskipun tunjangan ini berdasarkan keputusan dari masing-masing perusahaan.

BACA JUGA : Apa itu Struktur Organisasi Perusahaan? Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Contohnya

6. Tunjangan Hari Libur

Salah satu tunjangan yang menarik dari perusahaan adalah tunjangan hari libur. Pada keadaan tertentu biasanya perusahaan memberikan tunjangan hari lubur kepada karyawan.

Misalnya, ketika  karyawan melakukan periode kerja yang terlalu banyak atau pekerjaan sudah memenuhi target dengan memuaskan maka perusahaan memberikan tunjangan hari libur.

Bentuk tunjangan hari libur bisa dengan waktu libur kepada karyawan, tiket liburan ke tempat wisata atau staycation di salah satu hotel.

Tunjangan hari libur juga salah satu reward kepada karyawan yang sudah bekerja keras dan dengan harapan produktifitas akan naik setelah kemabli kerja.

7. Tunjangan Hari Raya

Bagi karyawan mendapatkan tunjangan hari raya adalah salah satu tunjangan yang paling ditunggu. Selain tunjangan yang hanya ada di Indonesia, tunjangan hari raya juga memberikan satu bulan gaji kepada karyawannya.

Tunjangan ini terasa istimewa karena di berikan 1 minggu sebelum hari raya dan  bebarengan dengan budaya Indonesia yakni merayakan Hari Raya Idul Fitri

6. Tunjangan Internet

Saat ada peristiwa pandemi covid-19 banyak sekali perusahaan yang memberikan kebijakan untuk melakukan kerja Work From Home (WFH), Remote Working dan Hybrid Working. Model pekerjaan modern ala anak milenial.

Dengan kebijakan baru tersebut munculah jenis tunjangan baru yaitu tunjangan internet. Tunjangan ini mengantikan tunjangan makan karena karyawan kerja dari rumah.

Di samping internet menjadi salah satu kebutuhan pokok, keberadaan internet yang lambat juga akan menggangu kinerja karyawan.

BACA JUGA : Apa Perbedaan Public Relations Dan Corporate Communication?  

9. Tunjangan Berbasis Kinerja 

Istilah tunjangan berbasis kinerja adalah tunjangan yang diberikan ketika karyawan memberikan kualitas kerja baik dan memenuhi target.

Namun jenis tunjangan ini tidak tercatat dalam dalam skema kebiajakn umum karena tergantung perusahaan masing-masing.

Manfaat-Manfaat Allowance

Berbagai manfaat tunjangan sebenarnya tidak hanya menguntunglkan karyawan namun juga menguntungkan perusahaan, minimal menunjang nilai perusahaan dalam persepsi publik.

7 Manfaat Tunjangan Untuk Karyawan

1. Mendorong Kinerja

Dengan adanya tunjangan akan mendorong kinerja karyawan dalam melakukan tugas dan kewajibanya dalam menyelesaikan pekerjaan.

2. Meningkatkan Loyalitas

Guna mencapai target perusahaan maka butuh karyawan yang memiliki loyalitas terhadap perusahaan. Salah satu cara meningkatkan loyalitas adalah dengan memberikan tunjangan sesuai dengan kinerja.

3. Meningkatkan Produktivitas

Dengan adanya loyalitas tentu secara langsung berhubungan dengan produktivitas. Dengan adanya tunjangan maka akan semakin meningkatkan produktifitas kerja para karyawan.

4. Menurunkan Operasional Biaya Rekrutmen Karyawan

Dengan adanya loyalitas dan produktifitas kerja karyawan tentu mempengaruhi hasil pencapaian perusahaan. Oleh sebab itu, akan berpengaruh pada pemangkasan operasional biaya rekrutmen karyawan.

5. Membuat Karyawan Lebih Komitmen

Dengan adanya tunjangan yang beragam akan membuat karyawan tidak tergiur dengan pekerjaan atau tawaran perusahaan lain karena sudah merasa puas dengan perusahaan yang menjadi tempat kerja.

Tentu ini bentuk komitmen datang dari berbaagai faktor yang salah satunya adalah besaran tunjangan.

BACA JUGA : 6 Cara Mempengaruhi Orang Lain Dengan Mudah

6. Menekan Turnover Intention dan Menaikan retensi

Salah satu manfaat terpenting adanya tunjangan adalah Menekan Turnover Intention dan Menaikan retensi .

7. Menarik Sumber Daya Karyawan Unggul

Dengan tawaran kerja dan tunjangan yang menarik akan membuat perusahaan mendapatkan kualitas karyawan yang memadai sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Terlepas dari manfaat tunjangan kepada karyawan sebenarnya perusahaan juga mendapatkan berbagai manfaat dari adanya tunjangan

Salah satu Arti Allowance untuk perusahaan adalah adanya sinergitas dan relasi yang baik antara karyawan dan perusahaan. Selain itu seluruh target perusahaan akan cepat terrealisasi karena semangat yang tumbuh bersama dari seluruh karyawan.

Catatan akhirnya adalah allowance merupakan kebutuhan yang saling menguntungkan baik karyawan maupun perusahaan karena akan meningkatkan kualitas dan performance secara bersama.

Nah! sekian sahabat mudabicara terkait Apa Itu Arti Allowance? Pengertian, Jenis, Macam dan Manfaatnya. sampai jumap pada pembahasan selanjutnya

 

Tulisan Terkait: