Staf Khusus Menag Gugun Dorong Penguatan SDM Lewat Pendidikan Berkualitas

Pendidikan30 Dilihat

Mudabicara.com_Pendidikan dinilai memegang peranan penting dalam menentukan arah kemajuan Indonesia pada masa mendatang. Oleh sebab itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) perlu ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan nasional, sebagaimana sejalan dengan pemikiran Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda XXIX Program Sarjana Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur, Rabu (12/8/2026).

Gugun menjelaskan, kemajuan sebuah negara tidak dapat hanya bertumpu pada potensi sumber daya alam yang dimiliki. Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan, karakter kuat, serta kesiapan menghadapi berbagai perkembangan dan perubahan zaman.

Baca Juga: Staf Khusus Menag Gugun Sambangi Keluarga Santri Korban Pembakaran di Lombok

Ia menyebut gagasan Presiden Prabowo tentang pembangunan SDM harus diwujudkan dalam langkah nyata, salah satunya dengan memperkuat ekosistem pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, pendidikan memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar mendapatkan ijazah. Pendidikan merupakan bentuk penanaman modal jangka panjang yang akan menentukan kualitas masa depan bangsa.

“Kalau kita ingin melihat Indonesia maju di masa depan, investasi terbaiknya adalah investasi pada manusia. Presiden Prabowo membuat Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Termasuk Presiden Prabowo membuat kampus Universitas Republik Indonesia. Ini bukti prioritas pembangunan Indonesia adalah pendidikan berkualitas. Karena itu, mahasiswa hari ini bukan hanya penerima manfaat pendidikan, tetapi bagian dari investasi bangsa untuk masa depan,” ujar Gugun.

Gugun menilai perguruan tinggi mempunyai peran penting dalam menentukan kualitas pembangunan bangsa.

Menurut dia, fungsi kampus bukan hanya menghasilkan lulusan yang menguasai kemampuan akademik. Perguruan tinggi juga harus menjadi tempat untuk membentuk karakter, mengasah pola pikir kritis, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, dan meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial.

Baca Juga: Megawati Lantik Pengurus Baru DPP Bamusi Dibawah Kepemimpinan Gus Falah Periode 2026–2030

“Kampus harus menjadi ruang yang melahirkan manusia yang tidak hanya pintar, tetapi juga punya karakter, punya kepedulian, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Di situlah pendidikan menjadi kekuatan pembangunan,” ingatnya.

Gugun juga menyoroti pentingnya memperkuat pendidikan bagi mahasiswa yang berasal dari lingkungan pesantren.

Ia menilai tradisi keilmuan yang berkembang di pesantren merupakan salah satu aset penting bangsa yang harus terus diperkuat sehingga dapat memberikan jawaban terhadap berbagai tantangan yang muncul di masa depan.

Kementerian Agama, lanjut Gugun, terus berupaya membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa dan santri untuk meningkatkan kemampuan akademik, keterampilan, kapasitas kepemimpinan, serta kontribusi mereka dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga: Wamenkes Ungkap 40 Persen Pasien RSU Pemasyarakatan Cipinang Berasal dari Warga Sekitar

“Santri dan mahasiswa dari lingkungan pesantren harus percaya diri. Mereka punya modal keilmuan, tradisi, dan karakter yang kuat. Tinggal bagaimana modal itu dikembangkan agar bisa menjawab kebutuhan zaman dan memberikan kontribusi lebih luas bagi Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gugun berharap para wisudawan IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur mampu mengambil peran sebagai generasi yang menghadirkan perubahan ke arah positif, baik untuk daerah maupun Indonesia secara keseluruhan.

“Indonesia membutuhkan orang-orang terdidik yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga mau mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Itulah makna pendidikan sebagai investasi masa depan,” tandasnya.