Strategi Pemuda Wujudkan SDGs: Komunitas Penggerak Perubahan

Opini286 Dilihat

Mudabicara.com_ Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan kesepatan bersama yang ditetapkan oleh negara anggota sebagai upaya pembangunan baru untuk mendorong perubahan ke arah pembanguan berkelanjutan.

SDGs digunakan sebagai tindak lanjut dari komitmen global sebelumnya yaitu Milennium Development Goals (MDGs) yang sudah digunakan sebagai arah pembangunan global selama 15 tahun dari tahun 2001-2015.

Untuk selanjutnya, SDG’s yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2012 yang digunakan sebagai kesepatan global menuju ke arah pembangunan berkelanjutan dari tahun 2015-2030.

Baca Juga : Ngumpulin Massa, Apa yang Dicari Jokowi?

Sustainable Development Goals (SDGs) memiliki 17 tujuan diantaranya yaitu Menghapus Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas, Kesetaraan Gender, Air Bersih dan Sanitasi Layak.

Kemudian Energi Bersih dan Terjangkau, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Industri Inovasi dan Infrastruktur, Berkurangnya Kesenjangan, Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.

Dan terakhir Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, Penanganan Perubahan Iklim, Ekosistem Lautan, Ekosistem Daratan, Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Badan Pusat Statistik, 2014).

Kontribusi dan Kolaborasi

Upaya untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan diperlukan dukungan dari berbagai pihak.  Baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat sipil.

Bebagai pihak perlu memberikan kontribusi serta kolaborasi melalui perannya masing- masing dan berkerja sama guna mempercepat terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan tersebut.

Peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai pembuat regulasi dan kebijakan dalam rencana aksi pembangunan berkelanjutan adalah melakukan perencanaan yang matang serta sistem pemantauan pelaksanan yang terukur.

Sedangkan peran masyarakat sipil, terutama peran pemuda adalah turut serta dan terlibat langsung mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi di lapangan.

Baca Juga : Jogja, Kuningan, dan Seember Tape Ketan

Peran Pemuda Dalam Pelaksanaanya SDGs

Pemuda dan perannya terdapat dalam UU No 40 tahun 2009 tentang kepemudaan, tercantum dalam pasal 1 ayat 1 yaitu pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16-30.

Dalam pasal 1 ayat 2 yaitu kepemudaan adalah berbagai hal yang berkaitan dengan potensi, tanggung jawab, hak, karakter, kapasitas, aktualisasi diri, dan cita-cita.

Dari definisi tersebut dapat dikatakan bahwa pemuda merupakan warga negara dengan usia produkif yang berpontensi membantu meningkatkan terwujudnya kesepakatan global terutama dalam hal SDGs.

Indonesia sendiri diuntungkan dengan adanya bonus demografi, berdasarkan Badan Pusat Statistik (2022) menyatakan bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk produktif yang banyak dalam kurun waktu 2012 hingga 2035 dan mencapai puncaknya pada kurun waktu  2020 hingga 2030.

Bonus demografi ini ditunjukan dengan banyaknya usia produktif dua kali lipat dari usia anak dan lanjut usia. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin banyak orang yang berpontensi dapat mempercepat upaya pembangunan berkelanjutan.

Oleh karena itu, dengan adanya bonus demografi peran pemuda perlu dimaksimalkan melalui berbagai kegiatan yang mampu menumbuhkan kesadaran dan rasa kepedulian terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

Salah satu cara mewujudkan peran tersebut adalah dengan membentuk adanya Komunitas Penggerak Perubahan.

Komunitas Pengerak Perubahan

Komunitas Penggerak Perubahan merupakan komunitas yang terdiri dari pemuda- pemudi seluruh Indonesia yang mempunyai visi yang sama untuk membantu mempercepat terwujudkan Sustainable Development Goals (SDGs).

Komunitas ini bergerak di berbagai bidang, baik bidang sosial, politik, kesehatan, ekonomi, lingkungan, pendidikan dan keamanan.

Sustainable Development Goals (SDGs) memiliki 17 tujuan yang semuanya dapat dikelompokam ke dalam berbagai bidang tersebut.

Untuk melaksanakan visi yang ditetapkan maka perlu meningkatkan kesadaran masyarakat umum untuk turut berpartisipasi menyukseskan SDGs.

Langkah awal yang dapat dilakukan yaitu merancanakan program- program yang inovatif dan berdampak nyata.

Baca Juga : Mengenang Puisi Chairil Anwar Karawang Bekasi

Program yang dapat dijalankan dalam setiap bidang berbeda-beda sesuai tujuan, namun harus saling bersinergi dan berkolaborasi untuk meningkatkan keefektifan setiap program dan target yang ingin dicapai. Bidang Kesehatan, program yang diusungkan yaitu Bergerak Sehat.

Program ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.

Selain itu, memberikan informasi terkait alur penggunaan kartu kesehatan yang disediakan oleh pemerintah dan seluk beluk lainnya agar masyarakat lebih update dan mengetahui prosedurnya.

Kedua hal tersebut perlu dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Program-Program Dalam Komunitas Penggerak Perubahan

Bidang ekonomi, program yang diusungkan yaitu Bergerak Jaya. Program ini dilakukan dengan mengadakan pelatihan prakerja yang berisi training berbagai softskill yang diperlukan dalam dunia kerja.

Selain itu, menjembatani antara para pencari kerja dan para pelaku usaha sehingga para pencari kerja mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang sesuai dan pelaku usaha mendapatkan pekerja yang dibutuhkan.

Bidang Sosial, program yang diusungkan yaitu Begerak Bersinergi. Program ini dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan pemerintah terkait kolaborasi yang perlu dilakukan untuk mewujudkan rencana aksi SDGs dan menjalin kerjasama dengan organisasi sosial untuk mengadakan kegiatan sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bidang politik, program yang diusungkan yaitu Bergerak Berpolitik. Program ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara dan memberikan edukasi mengenai pentingnya melek politik untuk memantau kinerja pemerintah.

Selain itu, mengadakan ruang diskusi publik untuk membahas maaupun meluruskan isu-isu politik yang berkembang di masyarakat.

Bidang Lingkungan, program yang diusungkan yaitu Bergerak Bersih. Program ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan akan pentingnya menjaga lingkungan, baik darat, laut, dan udara.

Selain itu, melakukan aksi nyata dengan membersihkan lingkungan, menanam pohon, menanam mangrove, mengelola sampah, menghemat air, dan kegiatan lainnya untuk menjaga lingkungan.

Bidang pendidikan, program yang diusungkan yaitu Bergerak Mengajar. Program ini dilakukan dengan mengajar di sekolah-sekolah untuk mengedukasi siswa-siswi. Selain itu, mengadakan sebuah kegiatan pelatihan membaca yang efektif dan mengadakan perlombaan untuk meningkatkan semangat pelajar dalam menuntut ilmu.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan dan juga minat baca para peserta didik.

Tak hanya di sekolah, pendidikan juga dilakukan kepada masyarakat umum lintas usia yang belum bisa membaca dan menulis sehingga diharapkan dapat menurunkan angka buta huruf di Indonesia.

Bidang Keamanan, program yang diusungkan yaitu Bergerak Aman. Program ini dilakukan dengan menjembatani antara pemerintah dan masyarakat dengan cara menyediakan wadah berupa ruang diskusi publik atau media informasi yang dapat menampung masalah keamanan yang dihadapi oleh masyarakat, lalu bekerjasama dengan pemerintah membantu menyelesaikan masalah tersebut.

Baca Juga : Mengenal Tokoh Sosiologi Modern Max Weber

Program tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan keamanan dan kenyamanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berbagai bidang tersebut pada pelaksanaannya tidak boleh berdiri sendiri, tapi harus saling bersinergi dan berkolaborasi untuk bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Untuk itu, ada satu program yang menaungi semua bidang yaitu Bergerak Berdaya.

Program ini dilakukan dengan menjabarkan masalah atau tantangan setiap bidang dan mencari benang merah untuk menjalankan kegiatan yang memang berorientasi untuk menggapai tujuan semua bidang, bergerak membangun perubahan dengan aksi nyata.

Sustainable Development Goals (SDGs) menjadi kesepatan bersama yang dalam implementasi pelaksanaannya menjadi tanggung jawab semua pihak untuk turut andil mewujudkannya, teruma pemuda.

Pemuda yang berada dalam usia produktif memiliki potensi untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan. Bonus Demografi yang dimiliki Indonesia juga menjadi pendorong peran kaum muda.

Salah satu stateginya yaitu Komunitas Penggerak Perubahan. Komunitas ini bergerak di bidang sosial, politik, kesehatan, ekonomi, lingkungan, pendidikan dan keamanan.

Setiap bidang memiliki program kerja yang dapat dilakukan untuk mencapai target yang diharapkan. Semua bidang harus saling bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain maupun dengan pemerintah dan masyarakat.

Tulisan Terkait: