Mudabicara.com_ Di tengah pandemi Covid-19 tren olahraga yang paling diminati yakni bersepeda. Banyak masyarakat secara tiba-tiba menyukai olah raga yang satu ini. Tak tangung-tangung mereka rela merogoh kocek hingga ratusan juta demi mendapatkan sepeda idaman.

Mengajak masyarakat untuk berpola hidup sehat dengan berolahraga, minum vitamin serta makan makanan yang bergizi agar imun tubuh menjadi kuat dan tidak mudah tertular Covid-19 merupakan tugas bersama masyarakat.

BACA JUGA : PULANG, MENEPIS KETERLUPAAN

Namun sayangnya di saaat pandemi Covid-19 yang  belum terkendali tren berolah raga khususnya bersepeda malah mengkhawatirkan karena banyak mengundang kerumunan dan tidak mengikuti protokol kesehatan.

“Sebenarnya kami tetap berusaha mematui protokol kesehatan tapi bagaimana lagi di beberapa titik-titik tertentu kami dapat bertemu rombongan lain, jadi  kerumunan tidak dapat dihindari” Kata Rini Anggota Gowes Cantik Comunity kepada mudabicara.com, Minggu (27/09/20)

Rini mengungkapkan meskipun pemerintah telah mensosialisaikan  aturan keselamatan bersepeda di jalan dan Gerakan Peduli Kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak). Namun realita di lapangan sulit untuk menerapkannya sebab biasanya para pesepeda mempunyai tujuan yang sama.

“Kami rutin berolahraga ini juga sebagai usaha melawan Covid-19, agar imunitas tubuh kami kuat sekaligus metabolisme tubuh kami terjaga baik” Tambahnya.

Sementara itu, Ulya salah satu pejalan kaki di area Tugu Yogyakarta mengungkapkan kekhawatiran melihat para pesepeda yang bekerumun dan tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Bersepeda baik dan menyehatkan namun mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan hidup sehat juga baik, lebih penting lagi kita menerapkam gerakan 3M, agar kita dapat saling menjaga satu sama lain dan bisa sehat bersama” Ungkapnya.

Berolahraga memang salah satu cara menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. Namun di tengah pandemi Covid-19 berolahraga juga harus mematuhi protokol kesehatan agar mata rantai penularan Covid-19 dapat dikendalikan dan kehidupan masyarakatat, roda ekonomi dapat berjalan seperti sediakala.

BACA JUGA : PILKADA DITUNDA, PILKADA 2020 TERJUN BEBAS 

“Harapannya Covid-19 segera teratasi dan masyarakat dapat hidup normal kembali seperti sebelum-sebelumnya, sudah bosan hidup di rumah dan khawatir terus  ” Pungkasnya .