Stafsus Menag Gugun Tekankan Peran Organisasi Keagamaan Rawat Demokrasi dan Kerukunan

Politik17 Dilihat

Mudabicara.com_Peran organisasi keagamaan dipandang memiliki posisi strategis dalam memelihara kerukunan sekaligus menumbuhkan budaya demokrasi di tengah kondisi masyarakat Indonesia yang beragam.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, ketika menghadiri peringatan 47 tahun Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI).

Kegiatan bertema “Merawat Demokrasi dan Kerukunan Umat” tersebut digelar di Cisarua, Bogor, Rabu (30/9/2026). Acara turut dihadiri Ketua Umum PGPI Pdt. Dr. Jason Joram Balompapueng, M.Th., beserta para pendeta dan pimpinan gereja dari wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga: Integrated Investment Governance Framework (IIGF) Mulai Diperkenalkan, Dorong Perubahan Pola Pikir Kolaborasi Investasi Kabupaten Tangerang

Pada kesempatan itu, Gugun mengapresiasi peran PGPI yang selama ini berkontribusi dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan, mendorong dialog lintas agama, dan menjaga kehidupan yang harmonis di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.

“Kerukunan umat beragama adalah fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kementerian Agama RI terus mendorong kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti PGPI, untuk bersama-sama menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan bangsa,” ujar Gugun dalam sambutannya.

Gugun menjelaskan bahwa demokrasi di Indonesia tidak semata-mata terbentuk dari sistem politik, melainkan juga ditopang oleh kebiasaan untuk saling menghormati, menerima perbedaan, dan membuka ruang dialog yang sehat di antara pemeluk agama.

Menurutnya, organisasi keagamaan mempunyai kedudukan strategis untuk menjadi contoh positif bagi masyarakat.

Baca Juga: Viral Gontor Disebut Tegur Prabowo, Stafsus Menag Gugun Tegaskan Itu Doa dan Nasihat untuk Pemimpin

Gereja dan para pemimpin agama, kata dia, memiliki peran penting dalam membangun karakter umat, menyebarkan pesan damai, serta memperkuat semangat kebangsaan.

“PGPI telah menunjukkan peran yang penting dalam perjalanan bangsa, khususnya dalam merawat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan. Kementerian Agama memberikan apresiasi atas komitmen tersebut,” tambahnya.

Peringatan 47 tahun PGPI menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan panjang organisasi tersebut dalam menjalankan pelayanan kepada umat sekaligus memberikan kontribusi terhadap kehidupan sosial, keagamaan, dan kebangsaan Indonesia.

Tulisan Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *