Mudabicara.com_ Karawitan merupakan salah satu kesenian asli Jawa yang mulai tidak populer di kalangan generasi muda. Di tengah arus tsunami informasi anak-anak penerus bangsa  kini tidak lagi mengenal budaya para pendahulunya.

Melihat realitas tersebut MTsN 4 Ponorogo dengan tanggap membuat Ektrakurikuler kesenian karawitan pada bulan Desember 2020 dengan nama Kembang Sore.

BACA JUGA : MENGENAL SOSOK SYEKH HAMZAH FANSURI, SUFI BESAR NUSANTARA

Imam Suyono selaku kordinator etrakurikuler karawitan mengatakan bahwa kegiatan ektrakurikuler ini  sebagai wujud tangung jawab madrasah dalam melestarikan budaya dan kesenian Jawa.

“Semoga dengan adanya  esktra kurikuler seni karawitan ini anak didik MTsN 4 Ponorogo mampu menjadi pioner kedepan dalam hal kesenian dan budaya jawa”. Kata Suyono kepada mudabicara.com, Senin, 15 Feburari 2021.

Disamping itu, Mahmud selaku kepala madrasah berharap dengan di dirikannya estrakurikuler seni karawitan Kembang Sore siswa-siswi MTsN 4 Ponorogo dapat belajar dan ikut melestarikan budaya Jawa.

“Menjaga kelestarian budaya adalah tanggung jawab seluruh masyarakat dan salah satunya madrasah sehingga estrakurikuler ini sangat penting” Kata Mahmud

Kedepan semoga MTsN 4 Ponorogo semakin maju dan mampu berkolaborasi dan berinovasi guna menghasilkan lulusan yang berkualitas.

BACA JUGA : MENGILHAMI PUISI DERAI DERAI CEMARA CHAIRIL ANWAR 

“Semoga dengan estrakurikuler ini menjadi sarana agar para siswa tidak lupa budaya leluhurnya” Pungkas Mahmud