Kornas KOHATI Apresiasi Penunjukan Nanik Sudaryati, Harap BGN Perkuat Tata Kelola Program MBG

Sosial39 Dilihat

Mudabicara.com_Ketua Koordinator Nasional Korps HMI-Wati (KOHATI) PB HMI MPO, Widiah Astuti, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.

Menurut Widiah, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus melakukan pembenahan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama tahun pertama pelaksanaannya menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, evaluasi terhadap pelaksanaan program harus dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas dan akuntabilitas kebijakan,” ujar Widiah.

Baca Juga: Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Nanik Sudaryati Deyang Resmi Jabat Kepala Badan Gizi Nasional

Ia menilai bahwa berbagai laporan yang muncul selama pelaksanaan MBG, mulai dari persoalan distribusi, pengawasan, hingga kasus keamanan pangan di beberapa daerah, perlu menjadi bahan refleksi untuk memperbaiki tata kelola program ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Widiah juga menyoroti penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai momentum penting untuk menghadirkan energi baru dalam pengelolaan program strategis nasional tersebut.

“Kepemimpinan baru tentu membawa harapan baru. Kami berharap Ibu Nanik dapat memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kualitas tata kelola, serta memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan sesuai tujuan utamanya, yaitu memenuhi hak anak atas gizi yang aman dan berkualitas,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan MBG tidak cukup diukur dari jumlah penerima manfaat semata, melainkan juga dari kemampuan program dalam menjamin kualitas layanan, keamanan pangan, transparansi pengelolaan, dan perlindungan terhadap anak sebagai penerima manfaat utama.

Widiah menambahkan bahwa kehadiran perempuan dalam posisi strategis seperti Kepala Badan Gizi Nasional juga menjadi pesan penting bahwa perempuan memiliki kapasitas untuk memimpin kebijakan publik yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: FITK UIN Sunan Kalijaga Bekali 102 Calon Wisudawan Menjadi Lulusan Visioner

“Penunjukan Ibu Nanik juga menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang dan kapasitas untuk memimpin agenda-agenda strategis nasional. Tentu harapan publik tidak berhenti pada simbol representasi, tetapi pada lahirnya tata kelola yang lebih baik, lebih responsif, dan lebih akuntabel,” tegasnya.

Sebagai organisasi perempuan, KOHATI berharap kepemimpinan baru BGN dapat menjadi momentum perbaikan menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak Indonesia dan mampu menjadi fondasi bagi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Kebijakan yang baik adalah kebijakan yang mampu mengevaluasi dirinya sendiri. Karena itu, langkah evaluasi yang dilakukan Presiden patut diapresiasi, dan kini publik menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru BGN untuk menghadirkan perbaikan yang nyata,” tutup Widiah Astuti.

Tulisan Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *