Lolos Final Asia Cup 2026, Timnas Futsal Indonesia Bantai Jepang 5-3

Olahraga78 Dilihat

Mudabicara.com_ Timnas Futsal Indonesia berhasil menorehkan sejarah baru di kancah futsal Asia. Skuad Garuda lolos ke final AFC Futsal Asian Cup 2026 setelah mengalahkan Jepang dengan skor 5-3 melalui babak perpanjangan waktu. Laga semifinal yang penuh drama ini berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, pada Kamis malam, 5 Februari 2026.

Kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar sepanjang sejarah Timnas Futsal Indonesia di turnamen paling bergengsi se-Asia. Sebelumnya, prestasi terbaik yang pernah diraih hanya sampai babak perempat final pada edisi 2022. Kini, sebagai tuan rumah, Indonesia berhasil melangkah lebih jauh dan akan menghadapi Iran di partai puncak yang dijadwalkan Sabtu, 7 Februari 2026.

Pertandingan berlangsung sangat ketat sejak menit awal. Sang Garuda tampil percaya diri menghadapi Jepang yang datang dengan status juara empat kali dan belum terkalahkan di turnamen ini hingga babak semifinal. Pelatih Hector Souto menerapkan strategi pressing tinggi yang membuat Jepang kesulitan membangun serangan.

Gol pembuka dicetak Samuel Eko pada menit ke-12. Pemain muda itu memanfaatkan kelengahan lini belakang Jepang dan melepaskan tendangan akurat yang tak mampu dihalau kiper lawan. Sorak sorai penonton langsung menggema memenuhi Indonesia Arena.

Baca Juga : Terpilih Aklamasi, Jenderal Listyo Sigit Lanjutkan Kepemimpinan PB ISSI hingga 2029

Keunggulan bertambah menjadi 2-0 pada menit ke-23 melalui gol Ardiansyah Nur. Ia berhasil menyelesaikan serangan balik cepat dengan tembakan terarah ke pojok gawang. Jepang yang tertinggal mulai menunjukkan reaksi. Pada menit ke-31, Takehiro Motoishi memperkecil skor menjadi 2-1 lewat tembakan jarak jauh. Empat menit berselang, kapten Kazuya Shimizu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 memanfaatkan bola pantul di mulut gawang.

Babak pertama berakhir imbang, tetapi Garuda kembali memimpin di babak kedua. Pada menit ke-39, Firman Adriansyah melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang berhasil menembus gawang Jepang. Skor menjadi 3-2 dan membuat suporter tuan rumah semakin yakin kemenangan sudah di depan mata.

Drama terjadi di pengujung waktu normal. Jepang mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang. Kazuya Shimizu maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor menjadi 3-3 hingga peluit panjang babak kedua berbunyi.

Laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu selama 2×5 menit. Di sini, stamina dan semangat juang pemain Indonesia terlihat lebih unggul. Pada menit ke-44 (menit ke-4 extra time), Reza Gunawan mencetak gol keempat lewat aksi individu cerdas. Ia berhasil melewati dua bek sebelum menaklukkan kiper Jepang, membuat skor menjadi 4-3.

Jepang kemudian menerapkan power play dengan menarik kiper mereka untuk menambah jumlah pemain lapangan. Strategi itu justru menjadi bumerang. Pada menit ke-47, Dewa Rizki memanfaatkan gawang kosong dengan tembakan jarak jauh yang akurat. Gol ini memastikan kemenangan Indonesia dengan skor akhir 5-3.

Sepanjang pertandingan, atmosfer di Indonesia Arena begitu luar biasa. Sekitar 10.389 penonton memadati venue dan memberikan dukungan penuh. Kelompok suporter La Grande Indonesia turut menyemarakkan suasana dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Ini dada isinya kamu semua” serta nama-nama pemain sebelum kick-off. Momen haru terjadi saat seluruh penonton menyanyikan Indonesia Raya, membangkitkan semangat nasionalisme yang kuat.

Pelatih Hector Souto memuji perjuangan anak asuhnya. “Kami bermain dengan hati untuk Indonesia. Jepang adalah tim yang sangat kuat, tapi dukungan suporter hari ini luar biasa,” ujar Souto dalam sesi konferensi pers pasca-pertandingan.

Sementara pelatih Jepang, Kenichiro Kogure, mengakui keunggulan tuan rumah. “Indonesia bermain lebih baik di extra time. Mereka pantas lolos ke final,” katanya.

Dengan hasil ini, Garuda tidak hanya melaju ke final tetapi juga mengamankan tiket ke Piala Dunia Futsal 2026 sebagai salah satu wakil Asia. Di final nanti, Garuda akan berhadapan dengan Iran yang lolos setelah mengalahkan Irak 4-2 di semifinal lainnya. Iran, pemegang rekor 13 gelar juara, tentu menjadi lawan berat. Namun, momentum positif dari kemenangan atas Jepang diyakini bisa menjadi modal berharga.

Kemenangan ini menjadi bukti perkembangan pesat futsal Indonesia. Dukungan masif suporter, strategi pelatih, serta kerja keras para pemain menjadi kunci sukses.

Tulisan Terkait: