Mudabicara.com_Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Mataram menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan silaturahmi kader dan senior, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan keorganisasian.
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi awal kepengurusan baru sekaligus refleksi perjalanan organisasi yang digelar di aula Museum NTB, Jum’at (27/2/26).
Ketua Umum Formatur HMI MPO Cabang Mataram, Hakim Bima Persada menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal untuk membangun konsolidasi internal. Menurutnya, HMI akan maju apabila hubungan internal kuat dan solid.
“Jadi tema besar kami itu “Mercusuar HMI”. Ini adalah simbol cahaya dan penunjuk arah”, tuturnya.
Dengan begitu Ia menekankan pentingnya mempererat hubungan antara kader, senior dan alumni, untuk memperkuat fondasi nilai-nilai Islam dalam setiap gerakan organisasi, terutama di era perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat.
“Jadi harapan kami HMI MPO Cabang Mataram dapat kembali menjadi pusat pergerakan dan rujukan kaderisasi di wilayah Bali-Nusra,” ujar Kanda Hakim Bima Persada.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah senior dan alumni HMI MPO, di antaranya, Kepala Museum NTB, Dr. Ahmad Nuralam, anggota Komisi I DPRD Provinsi NTB, Marga Harun, Sekretaris Desa Sesela, Saipul Bahri, dan ketua Umum Cabang Mataram periode 2018 – 2019, Saiful Bahri.
Pada kesempatan itu, Dr. Ahmad Nuralam mengatakan agar HMI harus memiliki konsistensi perjuangan.
Menurutnya, perjalanan panjang HMI MPO Cabang Mataram yang telah berusia 20 tahun sejak pertama kali dirintis pada 2006, memiliki semangat tekad kuat untuk belajar dan memperjuangkan nilai-nilai keislaman serta independensi berpikir.
“Kita lahir dari kesederhanaan. HMI MPO Cabang Mataram dibangun oleh mahasiswa yang bukan siapa-siapa, tetapi memiliki cita-cita besar. Tradisi kajian, diskusi, dan kemandirian itulah yang harus terus dijaga,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Provinsi NTB, Marga Harun, mengajak kader HMI untuk kembali pada khittah perjuangan.
Menurutnya, khittah adalah landasan gerakan HMI yang mesti dipahami oleh seluruh kader HMI untuk berjuang dalam membentuk tatanan masyarakat yang diridhoi oleh Allah SWT.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kepengurusan HMI MPO Cabang Mataram periode 2026–2027 mampu melahirkan kader-kader yang berintegritas, kritis, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Barat.






