UICI Laksanakan Wisuda Ke-II, 56 Mahasiswa Resmi Diwisuda

Pendidikan1 Dilihat

Mudabicara.com_Universitas Insan Cita Indonesia sukses menyelenggarakan wisuda kedua di Gedung Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN pada Rabu malam (22/04).

Wisuda ini meluluskan sebanyak 56 wisudawan dan wisudawati baik yang hadir secara luring maupun daring. Lulusan ini merupakan Angkatan kedua yang mana Angkatan pertama telah lulus pada tahun 2025.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji, Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, Koordinator Presidium MN Kahmi, Abdullah Puteh, serta Kepala LLDIKTI Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan.

Rektor Universitas Insan Cita Indonesia, Asep Saepudin mengatakan bahwa UICI akan terus hadir untuk memperluas pendidikan ke seluruh Indonesia.

Baca Juga: Manifesto Tawasul Sang Burung Pipit, Makna Iman dan Keadilan

“dengan sistem pembelajaran yang berbasis digital UICI akan terus hadir untuk dapat memperluas jangakauan pendidikan ke seluruh Indonesia,” Ucap Rektor UICI Asep Saepudin.

Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji, mengungkapkan bahwa kampus UICI merupakan kampus yang berbeda dengan yang lain karena kuliahnya yang fleksibel yang bisa diakses dari manapun dan kapan pun.

“UICI ini merupakan kampus yang unik bisa diakses dari manapun dengan waktu yang fleksibel dilakukan secara online (digital),” ucap Wihahi dalam sambutannya.

Kemudian Wihaji melanjutkan dalam sambutannya bahwa dia diberi tugas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk fokus menangani kependudukan dan pembangunan keluarga.

“saya diamanahi oleh Presiden Prabowo Subianto dengan jabatan ini untuk berfokus pada dua hal yakni mengenai kependudukan agar bisa dikendalikan dan pembangunan keluarga, hal ini tentunya membuktikan bahwa Presiden Prabowo Subianto mempunyai keseriusan mengenai peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia,” ujar Wihaji.

Baca Juga: Wisuda Kedua UICI akan Dihadiri Mendukbangga Wihaji dan Sederet Tokoh Nasional

Dalam sambutan lain, Koordinator Preisidum Kahmi, Abdullah Puteh, mengungkapkan bahwa lulusan UICI mempunyai tanggung jawab lebih besar daripada sekadar akademisi.

“wisudawan atau lulusan UICI ini harus ingat bahwa lulusan UICI memiliki tanggung jawab lebih dari hanya sekadar akademisi,” kata Abdullah Puteh dalam sambutannya.

Ia melanjutkan, bahwa setelah lulus ia mengingatkan wisudawan agar tetap menjaga idealism dan selalu membumi.

“setelah lulus harus tetap menjaga idealism dan harus tetap membumi untuk menebar kebermanfaatan,” tegasnya.

Pasca sambutan dari beberapa tokoh, acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda yang merupakan acara inti dari kegiatan ini.

Tulisan Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *