Wihaji: ‘Kampus Agak Lain’ Seperti UICI Justru Akan Menentukan Masa Depan Bangsa

Pendidikan11 Dilihat

Mudabicara.com_Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / BKKBN, Wihaji, menilai Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) sebagai kampus dengan pendekatan yang berbeda dan unik dibandingkan perguruan tinggi pada umumnya.

Menurutnya, keunikan tersebut justru menjadi kekuatan dalam menjawab tantangan masa depan bangsa.

“Ini universitas ‘agak lain’. Satu, kuliahnya ‘agak lain’, tidak seperti kampus yang lain,” ujar Wihaji dalam sambutannya pada wisuda kedua UICI di Auditorium BKKBN, Jakarta Timur, Rabu (22/04/2026).

Ia juga menyoroti penyelenggaraan wisuda yang digelar pada malam hari sebagai sesuatu yang tidak lazim, namun mencerminkan fleksibilitas dan inovasi pendidikan.

Baca Juga: UICI Wisuda 56 Lulusan S1, Buktikan ‘Kuliah di Awan’ dapat Berlangsung Kredibel

“Tapi insya Allah yang agak lain inilah yang nanti akan menentukan masa depan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dalam paparannya, Wihaji menjelaskan bahwa dirinya mendapat amanah langsung dari Presiden untuk mengurusi dua hal strategis, yakni kependudukan dan pembangunan keluarga. Ia menekankan bahwa isu kependudukan merupakan faktor krusial yang menentukan arah masa depan suatu negara.

Menurutnya, di berbagai negara, persoalan kependudukan selalu menjadi isu yang sangat urgen karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju, selama memiliki kerangka pembangunan yang jelas, khususnya dalam bidang kependudukan. Wihaji menyebut bahwa salah satu cita-citanya adalah membangun rasa bangga masyarakat terhadap identitas kebangsaan.

“Cita-cita saya sederhana, orang Indonesia bangga punya KTP Indonesia,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah tengah menyusun desain besar pembangunan kependudukan melalui Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK). Program ini dirancang untuk menciptakan stabilitas demografi sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Baca Juga: UICI Laksanakan Wisuda Ke-II, 56 Mahasiswa Resmi Diwisuda

Ia menjelaskan, PJPK menjadi instrumen penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta keluarga yang berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga menyampaikan harapannya kepada para wisudawan UICI agar mampu menjadi generasi penerus yang berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama masa studi harus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kompetensi, tetapi juga tanggung jawab sosial untuk turut membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.

Tulisan Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *