Adakan Polittalks 3, Turun Tangan Ingatkan Fenomena Krisis Iklim

Politik445 Dilihat

Mudabicara.com_ Konsisten dalam memberikan wadah bagi anak muda untuk lebih peka terhadap masalah di sekitar, Gerakan TurunTangan mengadakan kegiatan polittalks. #3 X Voluntary Talks yang bertajuk Aktivisme Anak Muda dalam Isu Krisis Iklim dan Kebijakan Lingkungan Pemerintah pada Rabu, 31 Agustus 2022 di Jakarta.

BACA JUGA : Apa Itu Gaya Kepemimpinan Partisipatif? Pengertian, Ciri dan Manfaatnya

Kegiatan ini berlangsung secara daring dengan mengundang Geani Budhiningsih Istira dari Koprol Iklim dan Decmonth Pasaribu dari Partai Hijau Indonesia.

Juang Akbar Magenda selaku Direktur Akademi Relawan mengatakan Indonesia memiliki kontribusi terhadap krisis iklim namun tingkat literasi iklim masyarakat tidak baik-baik saja, atau dengan kata lain mengkhawatirkan.

Lebih lanjut, ia menilai berdasarkan survei terbaru Yale Climate Communication Program menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat Indonesia masih relatif rendah untuk dapat menyadari bahwa krisis iklim merupakan ulah manusia dan juga tanggung jawab manusia.

“Masyarakat Indonesia beranggapan bahwa krisis iklim yang terjadi merupakan suatu fenomena alam, bukan disebabkan oleh ulah manusia. Fakta tersebut setidaknya menunjukkan dan menggambarkan bahwa masyarakat Indonesia merasa bahwa krisis iklim bukan merupakan masalah penting dan major threat” Kata Juang Dalam Sambutannya.

Sementera itu Geani Budhiningsih Istira selaku Koordinator Koprol Iklim menyampaikan materi tentang pentingnya kesadaran tentang iklim. Anak muda harus mengambil peran salah satunya dengan mengkampanyekan terkait krisis iklim yang terjadi saat ini.

“Sebenarnya seluruh masalah yang ada di dunia ini pada dasarnya adalah masalah kita sebagai manusia. Yang paling penting adalah berani memulai dan memahami apa yang terjadi di sekitar kita. Ini adalah waktu kalian untuk mulai mengerti apa yang sebenarnya jadi bagian hidup kalian, karena kita tidak akan bisa pisah dari masyarakat dan sistem” Kata Geani Budhiningsih

Lebih lanjut, kata wanita yang aktif di pemimpin.id, Jika anak muda tidak mengambil peran untuk menjaga iklim mulai dari sekarang maka harus terima konsekusensinya. Sebab apa yang kita lakukan hari ini akan berpengaruh untuk kehidupan kita di masa depan.

BACA JUGA : Memahami Etika Protestan Dan Semangat Kapitalisme Max Weber

Di lain sisi Decmonth Pasaribu dari Partai Hijau Indonesia menyampaikan berbagai tantangan krisis iklim yang sedang dihadapi oleh Indonesia serta solusi sistemik melalui kebijakan dan mendorong peran serta anak muda dalam memengaruhi kebijakan.

“Di Indonesia, sekarang sudah sangat banyak gerakan lingkungan. Kita sudah punya solusi, kita sudah punya strategi, tinggal bagaimana ada yang mau melakukannya atau tidak. Jangan sampai kita hanya ingin, tetapi tidak mau ikut berkontribusi, karena kekuatan sipil-lah yang menjadi sumber perjuangan kita. Siapa pun jangan takut untuk bergerak dalam isu iklim, karena kita sama-sama belajar.” Kata Decmonth

Adapun kegiatan Polittalks Turun Tangan dihadiri sebanyak 93 partisipan. Polittalks Turun Tangan kali ini merupakan salah satu ikhtiar mengajak publik untuk menyadari bahwa krisis iklim merupakan tanggung jawab kita bersama.

Sebagai anak muda kita mampu memberi pengaruh politik untuk mempengaruhi kebijakan serta menjadi komunikator yang berpengaruh untuk berbicara berbagai aspek, termasuk lingkungan.

Tulisan Terkait: