Gugun Gumilar Dorong Guru Madrasah Manfaatkan Beasiswa Kemenag untuk Tingkatkan Kompetensi

Pendidikan40 Dilihat

Mudabicara.com_Komitmen memperkuat kualitas pendidikan madrasah kembali ditegaskan Kementerian Agama melalui perluasan akses beasiswa bagi para guru. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan itu disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan, Pelayanan dan Pengawasan Keagamaan, serta Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGM Indonesia) yang dirangkaikan dengan PGM Award 2026 di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (29/7/2026).

Dalam pemaparannya, Gugun menjelaskan bahwa Kementerian Agama terus membuka peluang beasiswa bagi guru madrasah sebagai upaya meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran. Menurutnya, kebijakan tersebut selaras dengan arah pembangunan pendidikan yang diusung Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

Baca Juga: Membaca Ulang Masa Depan Indonesia melalui Manifesto Nasib Republik Indonesia

Peningkatan kapasitas guru, kata Gugun, menjadi salah satu kunci untuk menghasilkan lulusan madrasah yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan global. Karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai program pengembangan profesional bagi tenaga pendidik, termasuk melalui akses pendidikan lanjutan di dalam maupun luar negeri.

“Gagasan pendidikan Presiden Prabowo harus diperkuat melalui peningkatan kualitas guru. Karena itu, Kementerian Agama RI terus memperluas akses beasiswa agar guru madrasah memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak bagi generasi bangsa,” ujar Gugun.

Ia juga mengimbau seluruh guru madrasah agar memanfaatkan berbagai program beasiswa yang telah tersedia. Menurutnya, peningkatan kompetensi pendidik merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

Gugun menambahkan, madrasah memiliki kontribusi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga berkarakter, menjunjung nilai moderasi beragama, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Baca Juga: KSP Dudung Puji Inovasi Menteri Imipas Ubah Wajah Nusakambangan

“Guru adalah aktor utama transformasi pendidikan. Ketika kualitas guru meningkat, kualitas peserta didik pun akan ikut meningkat. Inilah investasi terbaik untuk mewujudkan cita-cita besar Presiden Prabowo dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” tambahnya.

Puncak Harlah ke-18 PGM Indonesia dihadiri pengurus organisasi, kepala madrasah, dan guru dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain menjadi ajang pemberian penghargaan melalui PGM Award 2026, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara PGM Indonesia dan Kementerian Agama dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah serta memperluas kesempatan pengembangan kompetensi bagi para pendidik di seluruh Tanah Air.

Tulisan Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *