Melalui Webinar Daring, UICI Angkat Isu Digital Anxiety Untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental

Pendidikan40 Dilihat

Mudabicara.com_Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) melalui Program Studi Digital Neuropsikologi menyelenggarakan webinar bertajuk “Digital Anxiety: Navigating Stress in Hyper Connected World” sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan mental di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Webinar yang digelar secara daring ini diikuti lebih dari 200 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi dan refleksi mengenai meningkatnya kecemasan akibat paparan teknologi dan media sosial yang berlebihan.

Rektor UICI, Prof. Dr. Ir. Asep Saifuddin, M.S.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kecemasan merupakan bagian dari mekanisme biologis manusia. Namun, derasnya arus informasi digital yang diterima tanpa jeda dapat memperkuat rasa cemas dan mendorong ketergantungan terhadap gawai.

Sebagai narasumber, dosen Digital Neuropsikologi UICI sekaligus psikolog klinis, Bunda Lucy Lidiawati Santioso, menjelaskan bahwa digital anxiety muncul akibat kondisi overstimulasi dalam kehidupan modern yang serba terkoneksi. Paparan notifikasi, cahaya layar, dan informasi yang terus-menerus membuat otak jarang mendapatkan waktu istirahat.

Menurutnya, digital anxiety bukan diagnosis gangguan mental, tetapi kondisi kecemasan yang dipicu penggunaan teknologi secara berlebihan. Gejalanya meliputi kegelisahan saat jauh dari ponsel, kelelahan mental, serta kecenderungan membandingkan diri dengan kehidupan orang lain di media sosial. Dampak serupa juga dapat terjadi pada anak-anak yang terbiasa menggunakan gawai sejak dini.

Melalui webinar ini, UICI menegaskan komitmennya untuk mendorong penggunaan teknologi secara sadar dan seimbang, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun kesadaran kesehatan mental di era digital.

Tulisan Terkait:

News Feed