Kategori

Tag: indonesiajaya

Merdeka
Esai

Setelah Merdeka, Lalu Apa? 

“Tahukah kamu siapa yang mendustakan agama? Yaitu yang suka menghardik anak yatim, dan enggan memberi makan fakir miskin.” (Q.S. Almaun: 1-3). Mudabicara.com_Apa yang berbeda antara masa penjajahan kolonial dengan masa kemerdekaan? Tidak ada! Melainkan satu hal, yakni bebasnya negara dari kekuasaan kolonial. Itu saja. Selanjutnya negara berjalan dengan struktur yang sama zonder kolonial. Yang dimaksud…

GTK
Opini

Nasib Guru Honorer di 75 tahun Indonesia Merdeka 

 Mudabicara.com_Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-75 mengambil tema Indonesia Maju. Tema yang bertolak belakang ketika kita akan membahas persoalan kesejahteraan para pejuang Pendidikan khususnya guru honorer. Nasib guru honorer ini semakin hari semakin tidak jelas padahal di beberapa kasus mereka sudah mengabdi beberapa tahun. Seyogyanya kita mengerti bahwa negara yang maju tentu akan memperhatikan…

merayakan kemerdekaan lomba panjat pinang
Budaya

Merayakan Kemerdekaan di Tengah Pandemi, Ini Caranya 

Mudabicara.com_ Merayakan kemerdekaan di tengah pandemi tentu bukan perkara mudah sebab kemerdekaan Indonesia tinggal dua hari lagi. Biasanya  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan di rayakan dengan lomba-lomba tradisional. Misalnya Panjat Pinang, balap karung, lomba makan krupuk, memasukan paku dalam botol, karnaval budaya, sampai pada kompetisi sepak bola dan bola voli antar warga. Namun tahun ini…

Pemerintahan Era Jokowi-KH Ma’ruf Amin Represif Terhadap Umat Islam?
Politik

Pemuda Harus Tahu, Ini Isi Pidato Presiden Jokowi 

Mudabicara.com_Dengan mengunakan pakaian adat Sabu, Nusa Tenggara Timur.  Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato di sidang tahunan  MPR RI 14 Agustus 2020. Dalam pidatonya presiden Jokowi menyingung terkait pembangunan industri. Bahwa kawasan industri yang di bangun di seluruh Indonesia akan sinergis dengan kewirausahaan masyarakat dan akan menyediakan kesempatan kerja bagi generasi muda. Demikian naskah lengkap…

keluarga
Sastra

Nasheer, Jendela Kelas 

“Apa pendapatmu bila kukatakan menteri pendidikan kita akan mencalonkan diri sebagai presiden di pemilihan selanjutnya?” tanyaku pada Tan. Wajahnya mendadak berubah. Matanya memandang tajam tanda kaget akan pertanyaanku. “kau mungkin ada benarnya, Nasheer,” sahutnya. Kelas tidak begitu ramai. Tiga murid laki-laki di belakang dengan ponsel genggamnya saling membagi tahu tentang video-video lucu. Sekali dua…