10 Letusan Gunung Berapi Dunia Yang Paling Mematikan, Ini Penjelasannya!

Muda Talks287 Dilihat

Mudabicara.com_ Gunung berapi dengan status aktif merupakan salah satu penyebab terjadinya bencana alam, meskipun era modern secara ilmiah sudah ada alat pendeteksi potensi terjadinya letusan gunung berapi.

Namun sejarah mencatat banyak letusan gunung berapi dunia terjadi secara dahsyat dan mematikan, tentu salah satunya adalah negara Indonesia.

Letusan gunung berapi tersebut tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial masyarakat namun juga mengakibatkan banyak jatuhnya korban jiwa.

Baca Juga : The Power of (Young) Netizens : Mendorong Partisipasi Politik Generasi Muda Di Era Digital

Nah! kali ini mudabicara ingin mengulas lebih dalam tentang 10 letusan gunung berapi dunia yang paling dahsyat dan mematikan. Selengkapnya simak ulasan berikut ini:

Sekilas Tentang Gunung Berapi

Berdasarkan pendapat para ahli ada tiga faktor utama yang mengakibatkan gunung berapi dapat meletus. Pertama, Volume magma yang terdapat dalam gunung berapi sudah penuh. Kedua, adanya longsoran dari dapur magma karena pengkristalan magma dan ketiga, dapur magma menyembur.

Ketika gunung berapi meletus ada berbagai fenomena yang terjadi mulai dari kandungan magma bercampur dengan material seperti kerikil, batu dan awan panas.

Campuran berbagai material tersebut kemudian akan menyembur keluar melalui kawah gunung dan menyebar ke tempat sekitar bersamaan dengan gas vulkanik.

Biasanya akibat dari adanya letusan gunung berapi banyak masyarakat yang mengungsi ke wilayah yang lebih aman sebab dalam beberapa kasus banyak mengakibatkan korban jiwa.

Baca Juga : 8 Rekomendasi Wisata Religi Sulawesi Tenggara

Melansir Oregon State UniversityĀ ada 10 letusan gunung berapi yang paling mematikan di dunia yang mengakibatkan banyak korban jiwa.

10 Letusan Gunung Berapi Dunia Yang Paling Mematikan

Letusan Gunung Berapi

1. Gunung Vesuvius

Gunung Vesuvius terletak di Italia tepatnya di Napoli dekat dengan kota Pompeii dan Herculaneum yang kala itu masih dalam kekuasaan kerajaan Romawi Kuno.

Pompeii dan Herculaneum merupakan kota metropolitan namun hancur lebur bahkan hilang gara-gara letusan gunung VesuviusĀ  pada 24 Agustus 79 M. Dampak kerugian letusan gunung tentu tidak hanya fisik namun juga korban jiwa.

Gunung VesuviusĀ  meletus dengan lontaran awan dan material dengan ketinggian mencapai 2,5 kilometer ditambah dengan hujan abu vulkanik selama kurang lebih 12 jam. Tercatat akibat letusan gunung berapi Vesuvius konon korban jiwa mencapai 3.360 kematian.

2. Gunung Vesuvius

Gunung Vesuvius yang terletak di bagian setalan Italia tepatnya dekat dari Kota Pelabuhan Naples (Napoli) meletus kembali pada tahun 1631.

Dampak dari letusan gunung VesuviusĀ  tidak sedahsyat sebelumnya hingga menghilangkan tiga kota dari peradaban manusia namun berdasarkan catatan sejarah jumlah korban mencapai 3.500 orang.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Matematika Untuk Anak Muda

3. Gunung Galunggung

Gunung Galungung terletak di kabupaten Tasikmalaya ini pernah meletus kurang lebih 4 kali. Letusan pertama pada tahun 1822, Letusan kedua 1894, 1letusan ketiga 1918 dan terakhir pada tahun 1982.

Pada letusan pertama gunung Galunggung 8-12 Oktober 1982 mengakibatkan kerusakan lahan dan pemukiman di 114 titik desa dan korban jiwa sekitar 4.011.

4. Gunung Kelud

Gunung Kelud berlokasi di kabupaten Kediri, Jawa Timur dengan ketinggian 1.731 Mdpl. Meskipun gunung Kelud memiliki ketinggian yang relatif rendah namun gunung ini pernah meletus dan menghancurkan daerah di dua yakni Kediri dan Blitar dan sekitarnya.

Berdasarkan catatan sejarah selama abad ke-20 saja sudah meletus 7 kali. Pertama pada tahun 1901, kedua pada bulan Mei tahun 1919, ketiga pada 31 Agustus 1951, keempat pada 26 April 1966, kelima pada 10 Februari-13 Maret 1990, keenam pada tahun 2007 dan terakhir pada 13-14 Febuari 2014.

Meskipun sering meletus namun letusan gunung Kelud terdahsyat terjadi pada 20 Mei 1919 dengan dentuman yang terdengar sampai pulau Kalimantan dan mengakibatkan kerusakan daerah Blitar dan Kediri.

Hujan batu terjadi di daerahsekitar gunung sedangkan hujan abu mencapai daerah Bali. Korban jiwa yang tercatat dalam letusan gunung kali ini sebanyak 5160 jiwa.

5. Gunung Laki

Gunung Laki yang terletak di negara Islandia menjadi salah satu bencana letusan gunung api terdahsyat sepanjang sejarah. Bagaimana tidak letusan gunung Laki berlangsung selama delapan bulan di barengi dengan muntahan abu dan aliran lava dan gas beracun yang mematikan.

Gunung ini meletus pada tanggal 8 Juni 1783 hingga Februari 1784 yang mengakibatkan hujan asam serta hewan ternak dan tanaman mati bahkan terjadi penurunan suhu secara global.Ā  Sedangkan korban meninggal akibat letusan gunung Laki tercatat kurang lebih sekitar 10.000 jiwa.

6. Gunung Unzen

Letusan Gunung Berapi
Letusan Gunung Unzen

Gunung Unzen yang terletak di Kota Shimabara, Jepang menjadi salah satu letusan gunung api yang mematikan sepanjang sejarah.

Berdasarkan catatan sejarah gunung Unzen mengakibatkan longsoran material yang merusak kota dan tumpah ke laut Laut Ariake.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Geografi Untuk Anak Muda

Tumpahan material kelaut tersebut kemudian menyebabkan terjadinya tsunami yang konon mencapai ketinggian 100 meter. Gelombang tsunami inilah yang mengakibatkan banyak terjadi kerusakan dan memicu jatuhnya korban jiwa.

Gelombang tsunami pertama menerjang Provinsi Higo kemudian memantul kembali ke Shimabara dengan terjangan yang lebih dashyat.

Berdasarkan data dari berbagai sumber jumlah korban jiwa akibat letusan gunung berapi gunung Unzen tercatat mencapai 15.ooo jiwa, belum termasuk yang tidak terdeteksi.

7. Gunung Ruiz

Gunung berapi Nevado del RuizĀ  berada di ibukota Kolombia atau sekitar 130 kilometer dari Bogota dengan ketinggian 5321 mdpl.

Letusan gunung berapi Ruiz termasuk menjadi salah satu letusan gunung berapi paling mematikan dan dahsyat sepanjang sejarah.

Pada tanggal 13 November 1985 tepat pukul 21.00 waktu Kolombia, gunung ini meletus dengan dahsyat dengan memuntahkan lava panas bercampur dengan abu panas.

Tidak perlu waktu lama letusan magmatik ini menghancurkan kota-kota yang ada di sekitar gunung Nevado del Ruiz. Tercatat akibat letusan gunung berapi Nevado del Ruiz 23.000 jiwa manusia melayang.

8. Gunung Pelee

Gunung Pelee dengan ketinggian 4500 Mdpl ini menjadi salah satu letusan gunung berapi terdahsyat sepanjang sejarah terjadinya letusan gunung berapi.

Gunung yang terletak di pulau Martinique di Karibia mulai meningkat aktivitasnya pada tanggal 2 April 1902 dan meletus pada tanggal 7 Mei 1902.Ā 

Letusan dengan semburan awan panas dan gas bersuhu 3.000 derajat Fahrenheit mengalir dari puncak gunung menuju aliran-aliran di bawahnya.

Tepat dini hari waktu setempat terdengar ledakan dahsyat yang mengakibatkan adanya longsoran abu panas mendidih ke sisi gunung.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Sosiologi Untuk Anak Muda

Hal tersebut tentu mengakibatkan terjadinya kerusakan dan korban jiwa, konon korban jiwa dalam letusan gunung berapi Pelee mencapai 30.000 jiwa.

9. Gunung Krakatau

Letusan Gunung Berapi Krakatau
Letusan Gunung Krakatau

Gunung Krakatau yang terletak di perairan Selat Sunda, selat antara Pulau Jawa dan Sumatera menjadi salah satu letusan gunung berapi terdahsyat dunia.

Pada 26 Agustus 1883 gunung Krakatau meletus dengan kekuatan level 6Ā  dalam skala Volcanic Explosivity Index dengan letusan asap mencapai 80 kilometer. Konon letusan gunung berapi Krakatau memiliki daya ledakĀ  21.574 kaliĀ  dibandingkan bom atom Hiroshima, Jepang.

Akibat letusan gunung krakatau hampir 36.417 nyawa manusia meningal karena terkena material vulkanik dan hujan batu dibarengai dengan adanya Tsunami.

Tsunami akibat letusan gunung krakatau mencapai jarak 70.000 kilometer sedangkan suara letusannya sampai terdengar hinggaĀ  jarak 4.500 kilometerĀ  di Pulau Rodriguez, Mauridiu di Samudra Hindia, Srilanka hingga Karachi di bagian barat Perth dan Sydney Australia bagian timur.

Selain itu beberapa efek domino dari meletusnya gunung krakatau yakni dunia menjadi gelap selama kurang lebih dua hari karena tutupan abu vulkanik, perubahan iklim dan penurunan curah hujan.

10. Gunung Tambora

Letusan gunung berapi paling dahsyat sepanjang sejarah manusia adalah letusan gunung berapi Tambora. Gunung yang beradaĀ di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Gunung ini meletus pada 10 April 1815 dengan menyemburkan sekitar 140 miliar ton magma dan mengakibatkan korban jiwa sekitar 92.00 jiwa manusia, belum termasuk di Amerika dan Eropa.

Di sisi lain letusan gunung berapi Tambora mengubur tiga peradaban manusia yaitu peradaban kerajaan Pekat, kerajaan Sanggar dan Kerajaan Tambora.

Adapun efek lain dari letusan gunung berapi Tambora adalah terjadinya anomali iklim dunia karena Eropa dan Amerika tidak mengalami musim panas selama tahun.

Akibatnya pun banyak orang meninggal karena penyakit dan kelaparan karena tidak memiliki pasokan makanan yang cukup untuk menghadapi musim dingin.

Penurunan suhu bumi mencapai 0,4 sampai 0,7 derajat celsius yang tentu memiliki dampak panjang terhadap kehidupan manusia dengan adanya gagal panen global di hampir seluruh Dunia.

Efek langsung korban jiwa dari meletusnya gunung Tambora akhirnya tidak sebanyak efek kematian dari kelaparan yang terjadi pasca meletusnya gunung Tambora.

Sekian penjelasan letusan gunung berapi terdahsyat dan mematikan sepanjang sejarah hidup manusia. Perlu dicatat empat dari gunung berapi yang menelan korban terbanyak berada di Indonesia. Selamat Membaca,

Tulisan Terkait: