5 Cara Melatih Kesadaran Digital Pada Anak

Tips dan Trik294 Dilihat

Mudabicara.com_ Di era digital tidak hanya orang dewasa yang berperan sebagai penguna teknologi namun anak-anak juga tak lepas dari peran sebagai penguna teknologi.

Di satu sisi teknologi memberi manfaat namun di sisi lain teknologi juga akan memberikan dampak negatif jika tidak tepat dalam pengunaannya.

Namun sebagai orang tua kita harus memiliki pengetahun dan kesadaran yang baik terkait bagaimana cara untuk melatih kesadaran digital pada anak.

Baca Juga : 5 Cara Melatih Manajemen Waktu Siswa

Kini mudabicara ingin memberikan tips dan trik terkait cara melatih kesadaran digital pada anak. Untuk lebih lengkapnya simak ulasan berikut ini:

Anak Dan Teknologi

Cara Melatih Kesadaran Digital

Ada banyak hal yang perlu dieksplorasi oleh orangtua tentang interaksi anak-anak dengan dunia digital. Orangtua kini tidak perlu terlalu bersikap paranoid menyikapi keakraban anak-anak dengan gawai atau perangkat digital.

Penting juga untuk membesarkan anak-anak dengan kehidupan digital yang sehat. Hal tersebut berarti bekerja pada kontrol impuls serta menghabiskan waktu di situs web berkualitas tinggi.

Di samping itu, dalam menjalani kehidupan digital, berarti tidak menambah serta tidak mengurangi kehidupan non-digital pada mereka.

Dengan kemajuan teknologi selama bertahun-tahun kita sekarang hidup di dunia yang diperkaya dan dibebani oleh komputer dan gadget.

Dominasi teknologi dalam kehidupan kita sehari-hari menyoroti pentingnya literasi digital tidak hanya untuk orang dewasa tetapi juga anak-anak.

Baca Juga : 6 Tips Cara Membangun Interaksi Yang Baik Dengan Siswa

Dunia digital menawarkan manfaat dan keuntungan yang sangat besar bagi semua orang, namun, tanpa penggunaan dan pemahaman teknologi yang tepat, dunia digital dapat menjadi luar biasa, dan bahkan berbahaya.

Mengajari anak-anak keterampilan literasi digital sangat penting. Anak-anak harus mampu memahami teknologi yang mereka gunakan agar dapat menggunakannya dengan aman dan efektif.

Literasi digital bukan hanya tentang mengetahui cara berfoto selfie atau memperbarui facebook. Literasi digital berarti memahami teknologi dan menggunakannya dengan tepat.

5 Cara Melatih Kesadaran Digital Pada Anak

Berikut adalah lima cara untuk memulai melatih anak tentang kesadaran digital secara mendasar:

1. Tetapkan Aturan Secara Konsiten Dalam Mengunakan Gadget

Pengunaan gawai setiap hari oleh anak-anak di era digital sekarang ini adalah hal yang harus dilihat sebagai aktifitas lumrah, asal dengan kontrol yang baik dan pemahaman yang baik tentang “bermain gadget” tersebut.

Peran orangtua saat ini adalah mengajak mereka untuk memposisikan dirinya sebagai ‘user’ yang produktif, bertanggungjawab, dan peduli terhadap berbagai konsekwensi atas setiap interaksi dengan dunia digital.

Oleh karenanya membangun kesadaran melalui pemahaman atas aturan, etika bermedia sosial berbasis digital dan pengetahuan tentang bahaya siber perlu ditanamkan sejak dini.

Baca Juga : 10 Tips Cara Berkomunikasi Positif Dengan Anak

2. Rancang Aktivitas Berinternet Sebagai Bagian Dari Belajar

Berikan pengertian mendasar terkait aktivitas internet merupakan aktivotas belajar dan menambah kesadaran akan hal-hal penting yang berkembang di sekitar kehidupan kita, fenomena alam, berita sosial dan lain-lain.

Dengan merancang aktivitas berinternet anak, kita sebagai orangtua sejatinya membuka peluang yang amat besar dan mempersiapkan mereka dengan posisinya sebagai “warga dunia digital”.

Mengapa? Karena kita tidak mempersiapkan kehidupan anak-anak untuk mundur ke belakang semasa kehidupan kita di waktu kanak-kanak. Ini butuh kesadaran dan pemahaman yang positif tentang dunia digital dan anak-anak saat ini.

3 Berikan Waktu Istirahat Dari Gawai

Berikan waktu istirahat kepada anak sebagai bagian untuk penyeimbang kesehatan mereka dari dampak buruk beraktivitas lama dengan gawai.

Ini berkenaan dengan bagaimana orangtua memberikan porsi aktivitas anak-anak setiap hari. Antara bermain, belajar, dan berinteraksi dengan teman, beristirahat, serta “bermain” gawai.

Biasanya keluhan para orangtua tentang adiksi internet adalah timbul dari kebiasaan anak bermain ‘game online’. Sebagian pemerhati anak memandang banyak hal positif dari bermain ‘game online’, dan sebagian merekomendasikannya untuk menjauhkan anak-anak dari ‘game online’.

Tentu ada banyak pertimbangan yang dipikirkan. Sebagai ‘digital native’, anak-anak akan berbeda pengalamannya dan keingintahuannya.

Tapi sebagai orangtua kita tentu lebih mampu melihat porsi yang tepat atas kesadaran kita untuk memberi batasan, dan arahan bahwa mereka harus memberikan hak istirahat untuk tubuh mereka dari dekapan gawai dan dunia digitalnya.

Baca Juga : 9 Tips Cara Membangun Profesionalisme Guru Di Sekolah

Hal itu juga perlu dijelaskan bahwa kesehatan mereka lebih utama dari apapun saat ini.

4. Berikan Konten-Konten Edukatif dan Kreatif

Cara melatih kesadaran digital selanjutnya adalah memberikan dukungan untuk pengenalan konten-konten edukatif dan kreatif untuk membangun keterampilan anak.

Dunia internet atau dunia digital memiliki dua sisi, positif dan negatif. Peran orangtua memberikan arahan dan dukungan kelada anak-anak untuk menjadikan pengalaman mereka berinteraksi dengan aktivitas berbasis internet secara positif.

Bantu mereka mengenal konten-konten positif yang menuju pengembangan kreatifitas berpikir, berimajinasi, dan belajar teknologi lebih baik.

5. Subcribe atau Follow Akun Positif

Cara melatih kesadaran digital pada anak terakhir adalah mengikuti akun-akun yang posistif dan mendukung tumbuh kembang anak secara baik.

Banyak lokasi yang dapat dijelajahi oleh anak-anak dengan memanfaatkan teknologi digital. Kenalkan mereka museum digital, perpustakaan digital, tempat-tempat bersejarah melalui media digital.

Urgensi Melatih Anak Di Era Digital

Dengan perubahan dunia saat ini, literasi digital akan menjadi lebih penting seiring berjalannya waktu. Dunia online tidak perlu ditakuti.

Ini harus dilihat sebagai kesempatan besar bagi anak-anak zaman sekarang, membuat hidup lebih mudah dalam banyak hal saat mereka menjalani hidup.

Orang tua dan guru perlu mendorong literasi digital di rumah dan di kelas sejak awal untuk membangun keterampilan ini dan membangun fondasi yang kokoh untuk dikembangkan sejak awal.

Tujuan pematangan diri anak dalam interaksi dengan dunia digital adalah menguatkan dan menjadikannya sebuah ketahanan akan kesadaran diri berada di era yang serba terkoneksi dengan internet, komunikasi visual dan keterbukaan global.

Baca Juga : 6 Cara Mempengaruhi Orang Lain Dengan Mudah

Sikap dan perilaku yang sejak awal diasah dalam pola pengasuhan yang positif akan sangat membantu anak menapaki masa depannya dengan baik, penuh percaya diri dan siap beradaptasi.

Karena di era digital semua kemampuan kognitif akan menjadi istimewa ketika seseorang memiliki kemampuan emosi dan efksi yang baik.

Dunia digital akan menjadi positif saat imajinasi dan kreatifitas sudah terbangun dengan kesadaran yang baik. Dan itu pijakannya harus diciptakan oleh setiap orangtua yang peduli akan masa depan anak-anaknya.

Di sisi lain, dunia digital mengalami perkembangan begitu signifikan dan cepat. oleh karena itu, beberapa hal penting yang harus menjadi pijakan terkait teknologi adalah orang-orang yang akan menjadi pemenang di masa depan adalah orang-orang yang mengetahui memahami teknologi.

Sekian penjelasan mengenai cara melatih kesadaran digital pada anak. Terima kasih telah mengunjungi portal website mudabicara. Jika kalian merasa artikel ini bermanfaat, silahkan share artikel ini. Terima Kasih

 

 

Oleh : Ramdani (Pemerhati Pendidikan Nasional)

 

 

Tulisan Terkait: