Gelar Aksi di KPK, Mahasiswa Desak KPK Tangkap Azis Syamsuddin Diduga Terlibat Kasus Suap Wali Kota Tanjung Balai

Hukum315 Dilihat

Mudabicara.com_Massa yang tergabung dalam Kelompok Organisasi Mahasiswa kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap yang menjerat Wakil Ketua DPR RI Azis Sayamsuddin.

Azis Syasuddin diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana penerimaan hadiah atau janji  oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjung Balai Tahun 2020-2021 M. Syahrial.

Kelompok Oragnisasi Mahasiswa meminta KPK untuk segera menangkap dan memenjarakan Azis Syamsuddin.

BACA JUGA: MENGILHAMI PUISI PERINGATAN WIJI THUKUL 

“KPK segera Tangkap dan penjarakan Azis 1 atas Dugaan Keterlibatan dalam Kasus suap pengusutan perkara jual beli jabatan di Pemerintah Kota Tanjung Balai,” kata A.M Borut saat menggelar aksi di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 29 Juni 2021.

Lebih lanjut, Borut mengatakan, pada perkara ini ada hal menarik yang harus di ungkap Oleh KPK demi membuka persoalan ini secara tuntas, yakni Keterlibatan beberapa Oknum dalam perkara tersebut.

Borut mengatakan, salah satunya adalah dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR RI Fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin yang diduga telah memfasilitasi pertemuan antara Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial (MS) dan penyidik KPK Stefanus Robin Pattuju (SRP).

Ia mengatakan, pada 16 Juni 2021, KPK telah memnggil Azis Syamsuddin dalam agenda pemeriksaan terkait dugaan suap antara Salah satu penyidilk KPK dan walikota tanjung balai terkait pengusutan perkara jual beli jabatan di lingkup pemkot tanjung balai. Tetapi hingga kini KPK belum memberikan Kepastian atas status Azis Syamsuddin dalam skandal tersebut.

Padahal, kata dia, KPK sendiri telah memberikan keterangan pers bahwa pertemuan antara salah satu Penyidik KPK dan tersasngka kasus suap yakni walikota tanjung balai di lakukan di rumah dinas Azis Syamsuddin.

Tidak hanya sampai disitu, pada beberapa bulan lalu Penydikik KPK telah menyita beberapa koper berisi dokumen dari Gedung DPR RI tepatnya diruang kerja Azis Syamsuddin yang diduga sebagai bukti tambahan kasus suap jual beli jabatan tersebut.

Oleh karena itu, ia meminta KPK segera mengusut tuntas kasus  dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin itu.

“Ini bukan Kali pertama Azis Syamsuddin Di duga terlibat dalam Kasus Korupsi. Pada Tahun 2017 lalu Saat Azis Syamsuddin Menjabat Sebagai Ketua Badan Anggaran (Badan Anggaran) DPR RI Namanya pernah di sebutkan oleh Bupati Lampung Tengah sdr. mustafa dalam Persidangan terkait Kasus Suap Pengesahan DAK 2017 untuk Kabupaten Lampung Tengah,” ungkapnya.

BACA JUGA: 10 MANFAAT BELAJAR POLITIK UNTUK ANAK MUDA

“Mendesak KPK segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin yang menerima fee sebagai suap Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak Rp. 2 Milyar dalam pengesahan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perubahan

2017 Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah,” pungkasnya.

Tulisan Terkait: