Mudabicara.com_Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Kaimana Freddy Thie-Hasbulla Furuada menginginkan perubahan besar di Kabupaten Kaimana, Papua barat.

Selama 10 tahun terakhir, masyarakat Kaimana dinilai belum merasakan perubahan yang berarti, khususnya di bidang pembangunan dan sejahteraan ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, Pasangan yang lebih dikenal dengan sebutan “TERKABUL” itu ingin membawa perubahan bagi pembangunan Kabupaten Kaimana agar bisa maju dan bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Papua Barat, Rudi Sirua di acara sosialisasi pasangan nomor urur 01 di Kampung Coa, Distrik Kaimana, Senin (5/10/2020).

Rudi mengungkapkan bahwa dirinya pernah bercerita dan bertanya langsung kepada Calon Bupati Freddy Thie terkait keterlibatannya dalam politik.

Menurut Rudi, Freddy Thie adalah pengusaha sukses Kaimana, yang seharusnya fokus mengurus usahanya dan tidak perlu lagi masuk dalam dunia politik.

Namun, jawaban Freddy Thie tidak ia duga. Sebagai anak asli Kaimana yang lahir dan besar di Kaimana, Freddy tahu betul bahwa tanah kelahirannya belum ada perubahan sama sekali selama 10 tahun terakhir.

Oleh karena itu, Freddy terjun di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Kaimana 2020-2025 karena ingin membuat tanah kelahirannya maju dan berkembang. Yang paling utama bagi Freddy adalah mensejahterakan rakyat Kaimana.

Sebab, sebagai pengusaha Freddy belum bisa membantu masyarakat Kaimana lebih banyak lagi. Freddy Thie adalah pengusaha sukses yang selama ini memang diketahui banyak membantu warga Kaimana.

“Kalau orang di luar banyak cerita, benar adalah pengusaha sukses Kaimana. Dia anak Kaimana lahir dan besar di Kaimana,” kata Rudi.

“Dengan usaha belum bisa bantu orang banyak, oleh karena itu beliau mencalonkan diri sebagai Bupati akan membantu lebih banyak lagi orang dengan kebijakan dan lain-lain,” sambung Rudi.

BACA JUGA: MENGGADAI NYAWA DEMI PILKADA

Sebagai anggota DPRD Papua Barat, Rudi mengaku bahwa dirinya memang belum melihat ada kemajuan yang berarti di Kabupaten Kaimana selama 10 tahun terakhir. Padahal, kata dia, dengan APBD Rp1 triliun lebih dan ditambah lagi dana Otonomi Khusus (otsus) sebenarnya bisa membuat Kaimana maju dan masyarakatnya sejahtera. Karena jumlah penduduk Kaimana hanya sedikit, seharusnya anggaran sebesar itu tentu bisa mensejahterakan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Rudi mengingatkan masyarakat, khususnya warga COA untuk mencoblos pasangan 01 (Terkabul) pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Kita semua punya niat untuk perubahan, kita memenangkan pasangan TERKABUL. Tanggal 9 Desember kita sambut fajar Perubahan,” ujarnya.

Terkahir, Rudi juga mengingatkan warga agar tidak terhasut dengan kampaye hitam menjelang pencoblosan. “Besok atau lusa mulai ada banyak black campaign.  Itu bahaya,” tutup Rudi.