Sambut Hari Santri 2026, Bamusi Siapkan Majelis Mega Zikir Rutin Setiap Bulan

Politik57 Dilihat

Mudabicara.com_Dewan Pimpinan Pusat Baitul Muslimin Indonesia (DPP Bamusi) melaksanakan soft launching atau peluncuran terbatas Majelis Mega Zikir di Masjid Jami At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Acara tersebut berlangsung bersamaan dengan momentum peringatan Hari Santri 2026 dan diikuti ratusan jamaah salat subuh gabungan yang berasal dari Jagakarsa serta kawasan sekitarnya.

Ketua Umum DPP Bamusi Nasyirul Falah Amru menjelaskan, Majelis Mega Zikir dipersiapkan sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan salawat, zikir, serta pendalaman ilmu agama Islam. Rangkaian kegiatan itu nantinya akan diselenggarakan secara berkala setiap bulan di Masjid At-Taufiq dan dapat diikuti oleh masyarakat luas.

Baca Juga: MK Tolak Permohonan soal Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

“Majelis Mega Zikir adalah majelis salawat dan majelis ilmu. Majelis ini akan kami adakan di Masjid At-Taufiq ini setiap bulan. Jadi silakan jamaah dari Lenteng Agung, Depok, bahkan masyarakat dari seluruh Ibu Kota Jakarta kami persilakan bergabung, majelis ini terbuka untuk umum,” kata Nasyirul Falah dalam sambutannya.

Politikus yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi III tersebut mengungkapkan bahwa pelaksanaan Majelis Mega Zikir nantinya akan mendapatkan bimbingan dari sejumlah habaib dan ulama. Meski demikian, identitas para pembimbing akan disampaikan ketika acara peluncuran resmi yang dijadwalkan pada 12 November 2026.

“Nama-nama mereka akan kami sebutkan nanti saat launching 12 November 2026, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Untuk menghormati jasa pahlawan, kita isi negeri ini dengan kalimat-kalimat thayyibah, zikir, dan doa-doa,” ujar Gus Falah, sapaan Nasyirul Falah.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Taufiq, Muhammad Shodri, turut menyampaikan sambutan kepada jamaah yang hadir dari berbagai daerah, di antaranya Depok, Jagakarsa, Lenteng Agung, dan sejumlah kawasan lain di Jakarta. Ia mendorong masyarakat menjadikan majelis tersebut sebagai kesempatan untuk mengamalkan zikir sekaligus memperluas pemahaman mengenai amalan tersebut.

Baca Juga: Timnas Indonesia Tak Terbendung, Skuad Garuda Sukses Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup 2026

“Masjid At-Taufiq ini memang dibangun oleh PDI Perjuangan dan terletak di depan kantor partai, tapi masjid ini terbuka untuk umum, buat siapa saja. Program Majelis Mega Zikir yang segera kami laksanakan ini juga terbuka untuk umum demi syiar Islam kebangsaan,” kata Shodri, alumnus Pondok Pesantren Tebuireng.

Pembangunan Mental Bangsa

Pada acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri tersebut, Direktur Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah, KH Taufik Abdurrahim, memberikan tausiah tentang pelaksanaan salat dan perannya dalam membentuk mental bangsa.

Taufik menekankan bahwa kualitas ibadah salat semestinya tercermin melalui perilaku dan akhlak yang baik dalam keseharian. Menurutnya, upaya memperbaiki sikap dan tindakan dapat dimulai dari diri sendiri, kemudian meluas ke lingkungan sekitar hingga memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga: Stafsus Menag Ungkap Capaian 2 Tahun Prabowo, dari Pendidikan hingga Kerukunan Umat Beragama

“Jika salat dan akhlak kita baik, salat dan akhlak orang-orang satu RT baik, maka kebaikan itu akan menular ke seluruh kelurahan, kecamatan, provinsi dan seluruh Indonesia secara nasional. Mari bangun bangsa ini dimulai dari membangun kita pribadi-pribadi dulu,” ujar dosen Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut.

Para jamaah yang mengikuti peluncuran terbatas Majelis Mega Zikir menyatakan antusiasme terhadap rencana penyelenggaraan kegiatan tersebut secara rutin. Masjid At-Taufiq pun disiapkan sebagai lokasi pelaksanaan majelis yang akan berlangsung setiap bulan.

Tulisan Terkait: