10 Manfaat Belajar Linguistik Untuk Anak Muda

Pendidikan1456 Dilihat

Mudabicara.com_ Manfaat belajar linguistik salah satunya adalah membantu seseorang memahami  makna komunikasi antar sesama. Selain itu, linguistik juga memberikan kita pemahaman tentang susunan, asal usul serta sejarah bahasa itu sendiri.

Sebagai ilmu bahasa, linguistik memiliki berbagai macam cabang kajian antara lain, Fonetik, Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, Pragmatik dan Analisis Wacana.

Meskipuan cabang linguistik tersebut memiliki objek kajian berbeda-beda namun belajar linguistik memiliki manfaat yang begitu beragam.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Bahasa Indonesia Untuk Anak Muda

Ingin tahu manfaat apa saja yang kita dapatkan dari belajar linguistik. Selengkapnya simak ulasan mudabicara berikut ini:

Apa Pengertian Linguistik?

Manfaat Belajar Linguistik

Secara etimologi linguistik berasal dari bahasa Latin yang berarti bahasa. Istilah linguistik juga dapat ditemukan di berbagai bahasa lain, misalnya bahasa Perancis, Inggris, Italia dan Spanyol yang juga memiliki arti bahasa.

Sedangkan secara terminologi pengertian linguistik adalah ilmu yang mempelajari komponen bahasa dari unsur paling kecil sampai struktur paling besar  secara mendalam dan ilmiah

Menurut seorang pakar sastra Kridalaksana, linguistik adalah ilmu yang mempelajari, menelaah dan mengkaji seluk beluk bahasa dan hakikatnya.

Oleh karena itu, ilmu linguistik cenderung lebih dekat kepada pembahasan bahasa secara detail dan ilmiah baik secara struktur dan infrastruktur kata per kata.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Sastra Untuk Anak Muda

Bagi para peminat ilmu bahasa, istilah linguistik tentu tidak asing lagi sebab menjadi salah satu mata kuliah wajib yang perlu untuk dipelajari.

Makanya ilmu lingustik tidak terpaku tentang bagaimana memahami makna komunikasi namun ilmu linguistik juga mengkaji bahasa serta relasinya dengan psikologi maupun sosiologi.

Apabila mempelajari relasi linguistik dengan psikologi maka kita akan mempelajari psikolinguistik sedangkan mempelajari relasi bahasa dengan kehidupan sosial maka kita akan mempelajari sosiolinguistik.

Sedangkan Abdul Chaer membagi linguistik ke dalam dua bagian yaitu linguistik umum dan linguistik khusus. Linguistik umum mempelajari linguistik secara general namun linguistik khusus mempelajari hanya pada salah satu bahasa.

Di sisi lain seorang ahli bahasa dan linguistik Noam Comsky mendefinisakan linguistik sebagai ilmu yang menjelaskan hakekat kompetensi (competence) dari suatu bahasa.

10 Manfaat Belajar Linguistik Untuk Anak Muda

1. Membantu Memahami Teks Karya Sastra

Manfaat belajar linguistik adalah membantu kita memahami struktur dan hakikat bahasa dalam karya sastra. Karya sastra memiliki bentuk struktur kata serta kalimat yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, linguistik sebagai cabang ilmu yang mempelajari seluk-beluk bahasa akan mampu membantu kita menganilis baik makna tekstual maupun kontekstual.

Bahkan apabila kita ingin meneliti hubungan sastra dengan bahasa daerah kita bisa mengunakan kajian etnoliguistik sebagai pisau analisis.

2. Melatih Ketrampilan Berbahasa

Ada berbagai macam kajian dalam linguistik mulai dari unsur terkecil dan sederhana dari bahasa hingga sampai pada unsur komplek dan susah.

Dalam kajian linguistik orang akan belajar mengenai fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, leksikologi pragmatik dan analisis wacana.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Sosiologi Untuk Anak Muda

Apabila relasi hubungan bahasa dengan kehidupan sosial ada kajian khusus yakni sosiolinguistik sedangkan relasi bahasa dengan pribadi dan jiwa yakni psikolinguistik.

Maka manfaat belajar linguistik akan mendorong kita memiliki ketrampilan bahasa yang cakap dan baik.

3. Mampu Menjelaskan Kaidah Bahasa

Linguistik merupakan ilmu dasar yang harus dipahami oleh berbagai pengajar, peneliti dan dosen sebab dalam aktivitas keseharian mengajar tak bisa dilepaskan dari bahasa.

Oleh karena itu, manfaat belajar linguistik adalah seorang pegajar mampu mendistribusikan pengetahuan kepada orang lain mengunakan kaidah bahasa yang baik.

Dengan kaidah bahasa yang tertata dan baik maka lawan bicara akan mudah memahami apa yang kita ucapkan dan inginkan.

Misalnya dalam pengucapan bahasan inggris, kata “book” dan “door” memiliki dua huruf vokal “o” yang sama namun dalam pengucapan mereka memiliki perbedaan.

Seorang yang memiliki pengetahuan linguistik tentu bisa menjelaskan fenomena tersebut. Maka dalam linguistik penjelasan bahasa selalu diskriptif tidak bersifat perskriptif dan normative.

4. Membantu Menjadi Penerjemah Yang Baik

Dalam menerjemahkan dari satu bahasa ke dalam bahasa yang lain kita tidak hanya memahami secara tektstual namun juga harus mampu memahami secara kontekstual.

Misalnya dalam menerjemahkan bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia dalam kalimat pertanyaan What is Your Name? Apabila secara tekstual maka dalam bahasa Indonesia berarti  Apa namamu?. 

Padahal dalam kalimat pertanyaan tersebut penerjemahan yang cocok adalah Siapa Namamu? . Oleh karena itu seorang penerjemah juga harus menguasai hal-hal yang berhubungan dengan arti kontekstual.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Sastra Jawa untuk Anak Muda

Dalam dunia linguistik kita bisa mempelajarinya dalam kajian sosiolinguistik sebab berhubungan dengan konteks sosial dimana bahasa tersebut muncul.

5. Memiliki Pilihan Diksi Kata Variatif

Sebagai anak muda manfaat belajar linguistik adalah meningkatkan pilihan diksi kosa kata saat kita berbicara, ceramah ataupun berpidato.

Orang yang memiliki kemampuan publik speaking yang bagus berarti orang tersebut memiliki pilihan diksi kosa kata yang variatif dan beragam.

Oleh karena itu, dengan mempelajari ilmu linguistik orang akan mengenal banyak istilah bahasa secara teknis baik dalam pengunaan dalam tulisan maupun ucapan.

6. Memahami Leksikografer Dengan Baik

Bagi kalian yang berkerja di balai bahasa atau lembaga yang berhubungan dengan pembuatan kamus bahasa. Ilmu linguistik bermanfaat untuk membantu kalian menyusun leksikografi dengan baik.

Sebagai ilmu bahasa yang mempelajari penyusunan kamus maka seorang leksikografer harus memiliki kemampuan ilmu linguistik yang baik dan benar.

Hal tersebut penting agar kamus yang kita buat tidak asal-asalan, memiliki kaidah bahasa yang sesuai dengan aturan, serta logika yang jelas dan runtut.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Bimbingan Konseling Untuk Anak Muda

Sebab membuat kamus bukan persoalan yang mudah sebab kita harus faham ilmu fonologi, gramatika bahasa serta makna kontestualnya.

7. Menjadi Seorang Penulis Yang Baik

Menulis bukan persoalan yang sederhana sebab menulis adalah salah satu cara seseorang menyampaikan gagasan, pendapat melalui tulisan.

Guna mencapai distribusi makna dan maksud yang tepat seorang penulis harus memiliki kemampuan dalam hal penyusunan kalimat serta pilihan kosa kata yang baik.

Hal tersebut agar seorang pembaca dapat menangkap maksud dan tujuan dari informasi yang kita tulis. Memang bukan persoalan mudah namun dengan linguistik kita bisa menjadi seorang penulis yang baik.

8. Memahami Analisis Wacana

Bagi seorang wartawan yang berhubungan dengan media setiap hari, ia harus memiliki kemampuan analisis wacana yang baik, faham terhadap isu secara kontekstual.

Namun dalam memahami analisis wacana orang harus memahami bahasa secara menyeluruh salah satunya terkait dengan kritik wacana.

Baca Juga : 10 Manfaat Belajar Psikologi Untuk Anak Muda

Dalam kajian linguistik untuk memahami maksud yang tersirat dalam sebuah wacana maka ada kajian khusus terkait analisis Wacana.

9. Menjadi Peneliti Bahasa

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia memiliki 718 bahasa daerah yang tersebar di seluruh provinsi.

Oleh karena itu, banyak peluang menjadi peneliti bahasa terutama bahasa daerah di Indonesia. Dari 718 bahasa yang tercatat bahkan 326 bahasa yang berbeda ditemukan di Papua.

Salah satu ilmuwan terkenal Indonesia terkait linguistik bahasa daerah Indonesia Timur adalah Dr. Inyo Yoz Fernandez. Karyanya banyak dirujuk oleh peneliti-peneliti generasi setelahnya.

Tentu menjadi seorang ilmuwan apalagi berkaitan bahasa memang tidak mudah namun Indonesia belum memiliki peneliti bahasa daerah yang mumpuni di bidangnya.

Maka manfaat belajar linguistik dengan sungguh-sungguh akan membuat kita mendapat peluaang terbuka untuk menjadi peneliti.

10. Menumbuhkan Pola Pikir Terbuka

Dalam pengajaran bahasa biasanya perspektif dan normatif namun linguistik memiliki cara pengajaran secara deskriptif. Oleh karena itu manfaat belajar linguistik adalah memberikan pemahaman tentang keterbukaan dan kemajemukan bahasa.

Maka tak heran para ahli linguistik ada bijak menilai suatu perbedaan di tengah masyarakat umum.

Sekian penjelasan mengenai manfaat belajar linguistik kali ini, sampai jumpa pada pembahasan selanjutnya . selamat membaca!

 

 

 

 

 

 

Tulisan Terkait: