Mudabicara.com

Identitas Buku

Judul buku: Populisme Islam di Indonesia dan Timur Tengah

Penulis: Vedi R. Hadiz

Penerbit: LP3ES

Tahun Terbit: 2019

Tebal: 431 halaman

ISBN: 978-6027984-36-3

Sinopsis Buku

Populisme Islam di Indonesia dan Timur Tengah begitu judul buku Vedi R hadiz. Buku yang menganalisis berbagai perkembangan arah populisme islam yang telah dilalui oleh tiga negara dengan penduduk mayoritas beragama islam, yakni Turki, Mesir, dan Indonesia.

Di Turki Ekpresi populisme Islam di ekpresikan oleh partai keadilan dan pembangunan negara (AKP) yang sejak 2002 berhasil memenangkan pertarungan antar institusi negara, tanpa perlu mendirikan negara islam, dengan menggunakan mekanisme-mekanisme demokrasi elektoral yang ada.

Di Mesir Populisme Islam di pelopori oleh Ikhwanul Muslimin (IM) yang sudah menjadi organisasi masyarakat paling besar. IM menempuh jalan dengan mendominasi civil society, dengan harapan menjadi pintu masuk ke keuasaan negara. Namun IM hanya berhasil sebentar di Saat Morsi berkuasa. Selebihnya dominasi civil society tidak mampu membawanya menguasai apparat negara.

Di Indonesia populisme islam secara historis gagal mendominasi civil society maupun negara. Bahkan agen-agen sosialnya, serta kendaraan organisatorisnya, cenderung terfragmentasi tanpa ada satu pun mempunyai legitimasi yang cukup untuk mewakili kepentingan umat secara keseluruhan.

Mengapa populisme islam di Turki berhasil mendominasi perpolitikan negeri ini, baik di tingkat negara maupun masyarakat, setelah kemunculan partai keadilan dan pembangunan (AKP)? Mengapa populisme islam di mesir yang dipelopori oleh gerakan ikwanul Muslimin hanya mampu mendominasi aktivitas politik pada ranah masyarakat tetapi senantiasa gagal menguasai apparat negara? Lantas mengapa populisme islam di Indonesia yang dewasa ini mengepitta secara historis kurang berhasil menancapkan kuasa, baik pada ranah negara maupun masyarakat. Buku ini menjelaskan jawaban dari tiga pertanyaan tersebut.

 

Isi Resensi

Buku Populisme Islam di Indonesia dan Timur Tengah ini menjelaskan sejarah politik islam yang ada di Turki, Mesir dan Indonesia. Vedi R Hadiz melakukan pendekatan sosio-historis untuk melihat perkembangan politik Islam di tiga negara tersebut. Bahwa akar sejarah yang berbeda ternyata membuat pola perkembangan populisme islam yang berbeda pula.

Buku ini juga menawarkan sebuah pendekatan baru di bidang kajian politik islam dengan membandingkan evolusi populisme Islam di Indonesia dengan Mesir dan Turki. Dengan memakai kacamata socio-historis dan ekonomi politik, Buku ini fokus pada masalah teoritis tentang perubahan politik yang terjadi dalam konteks transformasi sosial-ekonomi, khususnya untuk menjelaskan mengapa politik islam di Indonesia mengambil bentuk yang berbeda dari Mesir dan Turki.

Dalam bukunya Vedi R Hadiz tidak menuliskan mana yang lebih baik dari tiga negara tersebut. Sebab keadaan sosial, politik dan budaya yang berbeda-beda membuat bentuk pola populisme islam yang berbeda pula.

Kelebihan Buku:

Vedi R Hadiz dapat menulis karya perbandingan politik dari tiga negara secara rinci dan mudah di mengerti. Fakta dan realita di hadirkan tanpa menutup-nutupi, semua harus di ungkap demi memberikan informasi yang obyektif kepada pembacanya.

Baca Juga : Kontemplasi Hidup Manusia

Kekurangan Buku:

Dalam memberikan argumentasi Vedi R hadiz sering memberikan contoh perbandingan yang kadang tidak sepadan. Kadang penilaan terhadap fenomena sejarah harus di gunakan demi memperkuat sebuah argumen di beberapa sub bahasan.