Apa Itu Arti Ilmu Kesejahteraan Sosial? Pengertian Dan Tujuannya

Pendidikan695 Dilihat

Mudabiacara.com_ Ilmu kesejahteraan sosial menjadi salah satu jurusan kuliah favorit pada dekake milenium. Selain memberi pengetahuan tentang mekanisme membangun kesejahteraan sosial, jurusan ini juga memberi pengetahuan tentang membuat kebijakan.

Namun sebelum masuk pada pembahasan tentang ilmu kesejahteraan sosial, sahabat mudabicara perlu mengatahui tentang definisi apa itu ilmu kesejahteraan sosial dan tujuannya adanya ilmu kesejahteraan sosial. Nah! Untuk lebih jelasnya simak ulasan mudabicara berikut ini:

Apa itu Ilmu Kesejahteraan Sosial?

Secara harfiah kata kesejahteraan erat kaitannya dengan keadaan sosial. Dari sini kita mengerti bahwa definisi mendasar dari ilmu kesejahteraan sosial adalah ilmu yang mempelajari tata kelola tentang membangun keadaan atau kondisi sosial.

BACA JUGA : 10 Manfaat Belajar Ilmu Kesejahteraan Sosial Untuk Anak Muda

Di samping itu, kesejahteraan merupakan suatu tata kehidupan, penghidupan sosial, material, maupun spiritual yang diliputi rasa keselamatan, kesusilaan dan ketentraman, baik lahir maupun batin.

Konteks kententraman adalah segala sesuatu yang memungkinkan setiap warga negaranya mengadakan usaha-usaha pemenuhan kebutuhan jasmani, rohani dan sosial dengan sebaik-baiknya.

Sehingga secara terminologi ilmu kesejahteraan sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang berbagai sudut cara kerja lingkungan dan sistem sosial yang meliputi tentang bagaimana manusia bisa hidup dengan layak.

Pengertian Ilmu Kesejahteraan Sosial menurut para ahli?

1. Midgley

Menurut Midgley  ilmu kesejahteraan sosial adalah suatu keadaan kesejahteraan manusia (a condition or state of human well-being).

Lebih lanjut, Midgley berpendapat kesejahteraan sosial adalah sebuah kondisi dimana kehidupan manusia merasakan aman, bahagia dan secara penuh mampu memenuhi kebutuhan dasar akan gizi, kesehatan, pendidikan dan tempat tinggal.

Di sisi lain, kesejahteraan sosial adalah cerminan dimana manusia memperoleh perlindungan dari resiko-resoko utama yang mengancam kehidupannya.

BACA JUGA : Apa itu Fasisme? Pengertian dan Cirinya

2. Suharto

Menurut pandangan Suharto kesejahteraan sosial juga termasuk sebagai suatu proses atau usaha terencana yang dilakukan oleh perorangan, lembaga-lembaga sosial, masyarakat maupun badan-badan pemerintah.

Hal tersebut bertujuan untuk mencapai dan meningkatkan kualitas kehidupan dengan melalui pemberian pelayanan sosial dan tunjangan sosial.

3. Suparlan

Menurut Suparlan kesejahteraan sosial adalah suatu kondisi yang menandakan keadaan sejahtera masyarakat pada umumnya. Hal ini meliputi keadaan jasmaniah, rohaniah, dan sosial.

Bukan hanya perbaikan dan pemberantasan keburukan sosial tertentu saja; melainkan dalam bentuk suatu keadaan dan kegiatan.

4. Friedlander

Kesejahteraan sosial menurut Friedlander adalah sistem yang terorganisasi dari pelayanan-pelayanan dan lembaga-lembaga sosial.

Hal tersebut bertujuan untuk membantu individu-individu dan kelompok-kelompok agar mencapai tingkat hidup dan kesehatan yang memuaskan.

Di samping itu, kesejahteraan sosial adalah ilmu yang mempelajari hubungan personal dan sosial yang kemudian memberi kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuanya.

Tujuan adalah meningkatkan kesejahteraannya sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan keluarga dan masyarakatnya.

5. Durham

Durham mendefinisikan kesejahteraan sosial sebagai kegiatan-kegiatan yang terorganisasi bagi peningkatan kesejahteraan sosial dengan melakukan penolongan terhadap seseorang.

Dengan begitu terpenuhinya kebutuhan dalam berbagai aspek kehidupan seperti kesehatan, kesejahteraan keluarga, standart kehidupan serta maksimalnya hubungan sosial.

BACA JUGA : Apa itu Arti Limited Edition? Pengertian dan Strateginya

Pelayanan-pelayanan kesejahteraan sosial memberi perhatian terhadap individu, kelompok, komunitas, dan kesatuan penduduk yang lebih luas. Pelayanan tersebut meliputi perawatan, penyembuhan, dan pencegahan.

Hal ini merupakan salah satu kegiatan yang mencerminkan bahwa manusia adalah mahluk sosial yang meski saling membantu agar kehidupan terus berjalan selaras, harmonis serta menciptakan suasana yang sejahtera.

6. Wilandsky dan Lebeaux

Wilandsky dan Lebeaux merumuskan kesejahteraan sosial sebagai suatu sistem yang terorganisasi dari pelayanan dan lembaga- lembaga sosial.

Rancangan tersebut guna membantu individu-individu dan kelompok-kelompok mencapai tingkat hidup dan kesehatan yang memuaskan.

Di samping itu, dengan adanya kesejahteraan sosial akan tercipta hubungan-hubungan personal dan sosial serta memberi kesempatan kepada individu lain untuk mengembangkan kemampuan secara luas.

Dengan begitu akan secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraa sesuai dengan kebutuhan- kebutuhan masyarakat.

7. Wieckeden

Kesejahteraan sosial menurut Wieckeden adalah suatu sistem peraturan, program-program, kebaikan-kebaikan, pelayanan-pelayanan yang memperkuat atau menjamin penyediaan pertolongan untuk memenuhi kebutuhan- kebutuhan sosial.

Keberadaannya program, peraturan dan pelayanan tersebut sebagai dasar bagi penduduk dalm mencapai keteraturan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA : 23 Macam Majas Perbandingan dan Contohnya

8. Segal

Kesejahteraan sosial dalam pandangan Segal adalah suatu kondisi kesejahteraan dari suatu masyarakat. Kesejahteraan sosial yang dimaksud di sini meliputi kesehatan, keadaan ekonomi, kebahagiaan, dan kualitas hidup rakyat.

Tujuan-Tujuan Ilmu Kesejahteraan Sosial

1. Mengerti Cara Mencapai Kehidupan Sejahtera

Arti kehidupan sejahtera adalah tercapainya standar kehidupan pokok seperti sandang, perumahan, pangan, kesehatan, dan relasi-relasi sosial yang harmonis dengan lingkungannya.

Kemudian hal ini menjadi acuan agar diimplementasikan baik untuk diri sendiri maupun kepada masyarakat pada umumnya.

2. Mengetahui Ciri Kesejahteraan Pada Kondisi Masyarakat Tertentu

Maksud dari kondisi yakni suatu keadaan yang meliputi keadaan jasmani, rohani, maupun sosial masayarakat. Keadaan ini kemudian dapat dianalisis untuk melihat fakta mana yang memerlukan perbaikan dan mana yang harus dihilangkan.

Sebab dan baik buruk yang terjadi dalam masyarakat juga akan berdampak pada kondisi masyarakat itu sendiri.

3. Mempermudah Memetakan Potensi Pembangunan

Ilmu kesejahteraan sosial mempermudah kita untuk mengelola suatu rencana baik yang dilakukan oleh individu maupun lembaga.

Pemetaan potensi bertujuan meningkatkan suatu pelayanan khusus yang berbasis sosial dan menyiapkan tunjangan yang mampu menopang demi tercapainya suatu kesejahteraan dalam masyarakat.

BACA JUGA : Gaya Kepemimpinan Situasional, Pengertian, Ciri dan Manfaatnya

4. Mempermudah Membuat Sistem Pelayanan Sosial

Sistem pelayanan sosial meski memiliki sistem terorganisasi mulai dari struktur lembaga- lembaga sosial hingga prosedur cara pelayanannya.

Dengan adanya sistem yang baik maka akan membantu individu atau kelompok mencapai tingkat hidup, kesehatan dan kesejahteraan yang memuaskan sehingga mampu mendekati kehidupan yang diidealkan.

5. Mempermudah Memetakan Permasalahan Sosial

Dengan adanya pemetaan sosial akan mempermudah kita untuk membuat kegiatan yang terorganisir bagi peningkatan kesejahteraan yang sesuai dengan kebutuhan. Alhasil bantuan akan tepat sasaran dan memenuhi unsur kebutuhan utama dalam masyarakat.

Pemenuhan kebutuhan yang dimaksud yakni seperti kehidupan keluarga, anak, kesehatan, penyesuaian sosial, standar-standar kehidupan, serta relasi sosial.

6. Memaksimalkan Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Pelayanan kesejahteraan sosial akan mudah ketika kita mampu melihat pokok persoalan sehingga secara perlahan akan mendapatkan problem solving.

Misalnya pelayanan sosial jaminan kesehatan yang meliputi perawatan, penyembuhan, dan pencegahan kesehatan. sebagai pelayanan kesejahteraan sosial jaminan kesehatan harus merata baik sarana maupun biaya.

7. Dapat Menjadi Acuan Standarisasi Kesejahteraan

Dalam mempelajari suatu kondisi kesejahteraan pada kehidupan manusia kita memerlukan berbagai ciri, karakteristik dan indikator untuk menjadi standart.

Standarisasi akan menjadi ukuran bersama apakah kondisi masyarakat sudah mencapai kesejahteraan apa belum sehingga langkah dan metode mejadi penting dalam merumuskan tercapainya kesejahteraan sosial.

8. Dapat Membuat Aksi Sosial dan Kerelawanan

Sebagai anak muda kita memiliki pemikiran kritis dan terbuka sehingga mampu merumuskan aksi-aksi sosial yang dapat mengurangi kesenjangan.

Aksi sosial sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan sosial dengan melalui berbagai jalan baik pemerintah maupun non pemerintah. Bila dalam pemerintahan kita dapat menempuh jalan dengan mendorong adanya perundang-undangan.

Dengan adanya undang-undang maka akan melahirkan kebijakan sosial yang mampu mendorong adanya kesejahteraan yang terstruktur dan sistematis.

9. Dapat Meningkatkan Rasa Simpati Dan Empati

Anak muda yang mempelajari kesejahteraan sosial akan melihat secara detail permasalahan mendasar masyarakat sehingga akan meningkatkan rasa simpati dan Empati kepada orang lain.

Masalah kesejahteraan sosial memang tidak dapat dipisahkan dengan masalah sosial sehingga untuk mencapai kesejahteraan sosial kita perlu memilah satu permasalahan dengan permasalahan lainya.

BACA JUGA : Mengenal Teori Fungsionalisme Emile Durkheim

10. Dapat Menjadi Acuan Cara Mencapai Kesejahteraan Berkelanjutan

Sebagai anak muda kita perlu mengetahui cara mencapai tingkat kesejahteraan secara berkelanjutan seperti Ekonomi, Pekerjaan, Pendidikan, Kesehatan.

Dalam tataran pemerintah kesejahteraan harus menjadi satu kebijakan yang mampu mengakomodir seluruh warga negara agar tidak ada ketimpangan yang tajam.

Tulisan Terkait: